KETIK, TEGAL – Sebuah kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Lingkar Utara, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Sabtu, 6 Juni 2026 siang.
Peristiwa ini menelan satu korban jiwa, seorang anak berusia 6 tahun, sementara tiga orang lainnya menderita luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Kasat Lantas Polres Tegal Kota melalui Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas, Ipda Agung Laksana, membenarkan kejadian tersebut.
Petugas kepolisian segera mendatangi tempat kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan lokasi, serta melakukan evakuasi korban dan kendaraan yang terlibat.
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun polisi, rangkaian kecelakaan bermula ketika sebuah sepeda motor Honda dikendarai oleh C (40), warga Pasarbatang, Brebes, yang sedang melaju dari arah barat menuju timur.
Baca Juga:
Pendaki Gunung Semeru Jatuh ke Jurang, Polisi Ingatkan Bahaya Jalur Ilegal Purbakala di Kabupaten MalangKendaraan tersebut membonceng istri dan anaknya. Saat berada di belakang kendaraan lain yang hingga kini masih diidentifikasi, sepeda motor itu ditabrak dari arah belakang oleh sebuah truk Hino.
Benturan yang cukup keras menyebabkan sepeda motor terjepit di antara kendaraan di depannya dan truk penabrak.
Tidak lama berselang, sebuah truk tangki milik Pertamina yang dikemudikan MR (29) menabrak bagian belakang truk Hino tersebut, sehingga terjadilah kecelakaan beruntun.
Akibat insiden ini, korban bernama Y (6), anak dari pengendara sepeda motor, meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, ibunya, AR (35), mengalami patah tulang kaki; pengendara sepeda motor menderita luka ringan; dan pengemudi truk tangki Pertamina juga mengalami cedera pada kakinya.
Baca Juga:
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Trenggalek Fokus Penanganan SampahSeluruh korban yang terluka telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kota Tegal.
Ipda Agung menjelaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Pihak kepolisian sedang menelusuri identitas kendaraan yang diduga berada di posisi paling depan dan diketahui meninggalkan lokasi sesaat setelah kejadian. Polisi juga terus meminta keterangan dari saksi mata guna melengkapi data penyelidikan.
"Penyebab pasti kecelakaan belum dapat dipastikan saat ini. Kami masih menelusuri kendaraan yang berada di posisi paling depan serta memeriksa keterangan saksi untuk mengetahui kronologi lengkap peristiwa," ujar Ipda Agung. (*)