Kebijakan Bupati Pro Petani Bikin Kabupaten Bandung Jadi Tuan Rumah GPTPN IX

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

27 Jul 2024 07:27

Thumbnail Kebijakan Bupati Pro Petani Bikin Kabupaten Bandung Jadi Tuan Rumah GPTPN IX
Bupati Bandung Dadang Supriatna mendampingi Wakil Menteri Pertanian Sudayono saat GPTPN IX, di Gedong Budaya Soreang (GBS), Sabtu (27/7/24). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Berbagai kebijakan Bupati Bandung Dadang Supriatna yang dinilai pro petani, menjadikan Kabupaten Bandung sebagai tuan rumah penyelenggaraan event nasional Gebyar Pembenihan Tanaman Pangan Nasional (GPTPN) IX, di Gedong Budaya Soreang (GBS), Sabtu (27/7/2024).

Bupati Dadang Supriatna menyambut baik mengaku bahagia dijadikannya sebagai tuan rumah kegiatan ini. Sebab menurutnya ketahanan pangan ini merupakan suatu keharusan untuk menuju swasembada pangan.

Lebih lanjut Bupati Bandung mengungkapkan,  di bidang pertanian, selama 3 tahun dirinya kerap memberi kebijakan yang pro petani dan ketahanan pangan.

 Salah  satu di antaranya Lahan Sawah Dilindungi (LSD), yang   dituangkan dalam peraturan desa, di mana LSD ini dibebaskan dari pajak setiap tahunnya.

Baca Juga:
Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

"Sehingga para petani tidak terbebani dengan harus membayar pajak. Apalagi kalau kita akumulasikan, produksi padi setiap tahunnya itu memang masih belum begitu menguntungkan," ungkap bupati kepada wartawan seusai membuka GPTPN IX di GBS, Sabtu (27/7/2024).

Kebijakan kedua, Bupati Bandung juga sudah memberikan subsidi kepada para petani di mana tahun 2023 sudah disalurkan sebesar Rp25 miliar dan tahun 2004 Rp 19 miliar.

"Insyaallah, tahun 2025 kita anggarkan total hampir Rp50 miliar," sebutnya. 

Kebijakan lainnya, para petani diberikan kartu BPJS Ketenagakerjaan dan kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), yang diperkuat lagi dengan Rencana Detil Tata Ruang (RDTR).

Baca Juga:
Bupati Bandung Takziah ke Rumah Duka 2 Korban Meninggal Terseret Arus Sungai di Banjaran

Kang DS mengungkapkan, di Indonesia baru dua daerah yang sudah menyelesaikan RTRW yang berpihak kepada pertanian dan menghindari beralih fungsinya lahan, yaitu Kab Badung-Bali dan Kabupaten Bandung. 

Untuk Kabupaten Bandung sendiri, dari total 31 kecamatan, pihaknya sudah menyelesaikan 23 kecamatan. Dalam RTRW, secara persuasif pihaknya melakukan pembicaraan dengan para pemilik lahan untuk tidak menjual LSD yang sudah dibebaskan dari pajak itu. 

"Kebijakan ini dikeluarkan agar LSD jangan sampai beralih fungsi," tegas Bupati Bedas. 

Kebijakan lain yang pro ketahanan pangan adalah melalui upaya memproduktifkan kembali lahan tidur. Dari total luas lahan tidur Kang DS menyebut hingga saat ini sudah 15,4 hektar lahan tidur yang diupakan kembali produktif.
 
"Insyaallah bulan depan kita tambah lagi 200 hektare sehingga lahan produktif maupun lahan pertanian di Kabupaten Bandung Bisa bertambah terus dalam rangka ketahanan pangan," jelas Kang DS.

Karena itu bupati berharap dengan terselenggaranya Gebyar Pembenihan Tanaman Pangan Nasional (GPTPN) ke-9 ini, pihaknya  bersepakat dengan Kementerian Pertanian atau pemerintah pusat agar kebijakan-kebijakan pro petani dan ketahanan pangan bisa betul-betul diprioritaskan untuk menuju swasembada pangan.

"Untuk itu kami siap untuk bersama-sama dan bekerjasama, mengamankan dan melakukan swasembada pangan di negara kita melalui berbagai kebijakan yang pro petani," tandas Bupati Bandung.(*) 

Baca Sebelumnya

PN Surabaya Kebanjiran Karangan Bunga: "Pak Hakim Sini Saya Kerokin, Kayaknya Lagi Masuk Angin Ya"

Baca Selanjutnya

Mahasiswa Polije Sulap Limbah Perkebunan Jadi Pestisida Asap Cair

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA Pertanian petani LSD Kementan

Berita lainnya oleh Iwa AS

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

17 April 2026 15:34

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

Menuju Porprov 2026, KONI Kabupaten Bandung Pastikan Pembinaan Bertahap dan Terukur

16 April 2026 23:03

Menuju Porprov 2026, KONI Kabupaten Bandung Pastikan Pembinaan Bertahap dan Terukur

Bupati Bandung Takziah ke Rumah Duka 2 Korban Meninggal Terseret Arus Sungai di Banjaran

16 April 2026 17:54

Bupati Bandung Takziah ke Rumah Duka 2 Korban Meninggal Terseret Arus Sungai di Banjaran

Ziarah Hari Jadi Kabupaten Bandung, Bupati Kang DS Tekankan Pentingnya Pengabdian dan Kepedulian Sosial

16 April 2026 15:53

Ziarah Hari Jadi Kabupaten Bandung, Bupati Kang DS Tekankan Pentingnya Pengabdian dan Kepedulian Sosial

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

16 April 2026 00:23

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

15 April 2026 20:50

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H