KETIK, ACEH BARAT – Komitmen mendukung program swasembada pangan nasional kembali ditegaskan jajaran Polri. Kapolres Aceh Barat AKBP Agus Sulistianto turun langsung ke areal pertanian untuk mengikuti panen jagung Kuartal II Tahun 2026 bersama petani di lahan Kelompok Tani (Poktan) Hase Beurata, Desa Keuramat, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, Selasa (4/8/2026).

Panen yang berlangsung di lahan seluas satu hektare itu menjadi bagian dari dukungan terhadap program strategis Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan produksi jagung nasional. Kehadiran Kapolres juga mencerminkan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam mendorong produktivitas sektor pertanian.

AKBP Agus Sulistianto mengatakan, keberhasilan mewujudkan swasembada pangan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, pertanian merupakan sektor strategis yang tidak hanya menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga menjadi penopang kesejahteraan masyarakat.

"Panen jagung hari ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, penyuluh pertanian, dan masyarakat mampu meningkatkan produktivitas pertanian. Kami berharap sinergi ini terus terjaga sehingga hasil panen petani semakin meningkat dan mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional," kata Agus.

Usai panen, Kapolres berdialog dengan para petani untuk menyerap berbagai masukan terkait pengembangan budidaya jagung, mulai dari proses penanaman, perawatan tanaman, hingga kendala yang dihadapi di lapangan.

Baca Juga:
Sawah di Susoh Tergenang Luapan Drainase, Bupati Abdya Turunkan Alat Berat

Menurutnya, komunikasi langsung dengan petani penting dilakukan agar berbagai tantangan yang dihadapi dapat dipahami bersama dan dicarikan solusi melalui kolaborasi lintas sektor.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat kemitraan Polri dengan masyarakat. Dukungan terhadap sektor pertanian diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi jagung di Aceh Barat sehingga berkontribusi terhadap target swasembada pangan nasional.

Dengan potensi lahan pertanian yang dimiliki, Aceh Barat dinilai memiliki peluang besar menjadi salah satu daerah penyangga produksi pangan di Aceh sekaligus mendukung upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan Indonesia. (*)

Baca Juga:
Dukung Swasembada Pangan, Wakil Ketua DPRK Abdya Ajak Warga Gunakan Beras Lokal