KETIK, JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas peran penting guru Al-Qur'an dalam membentuk moral bangsa. Tak sekadar pujian, Kementerian Agama (Kemenag) kini tengah menggencarkan program Beasiswa Sarjana Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Keagamaan yang ditujukan khusus bagi para pendidik di lingkungan pesantren dan Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (LPQ).
Menag Nasaruddin menegaskan bahwa guru ngaji adalah fondasi penting dalam menjaga karakter sosial masyarakat. Kehadiran mereka di tengah perubahan zaman dianggap sangat krusial untuk melestarikan tradisi keilmuan Islam.
"Peran guru ngaji adalah bagian dari fondasi penting kehidupan berbangsa yang harus terus diperkuat," ujar Menag Nasaruddin dalam acara Wisuda Nasional Guru Ngaji Al-Qur'an di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu 2 Mei 2026
Kuliah Gratis Tanpa Meninggalkan Tugas, Program beasiswa ini dirancang dengan sistem daring (online). Tujuannya agar para ustadz dan ustadzah tetap bisa menjalankan tugas mulianya mengajar di masyarakat sembari menempuh pendidikan tinggi.
Baca Juga:
Museum Komodo Jakarta Cari Pawang Buaya Profesional, Dibuka hingga 10 Mei 2026"Program beasiswa ini dirancang khusus agar ustaz dan ustazah bisa kuliah tanpa meninggalkan tugas mengajar. Sistemnya fleksibel, berbasis daring, sehingga tetap bisa mengabdi di masyarakat," jelas Kasubdit Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur'an, Aziz Syafiuddin.
Selain beasiswa, Menag juga berkomitmen untuk terus memperhatikan kesejahteraan para guru ngaji, termasuk mendorong akses perlindungan sosial seperti BPJS. Bagi para pejuang Al-Qur'an, ini adalah kesempatan emas untuk meningkatkan kompetensi akademik tanpa kendala biaya dan waktu.
Detail Pendaftaran Beasiswa:
- Waktu Pendaftaran: 1 April hingga 31 Mei 2026.
- Target Penerima: Pendidik Pesantren dan Lembaga Pendidikan Al-Qur'an (LPQ).
- Pilihan Program Studi: Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan Pendidikan Agama Islam.
- Lokasi Kampus: UIN Siber Syekh Nurjati.
- Biaya: Ditanggung penuh oleh Kemenag (gratis dari pendaftaran hingga lulus). (*)