KETIK, TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung menghadiri acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Cabang Tulungagung yang digelar di Balai Desa Jabalsari, Kecamatan Sumbergempol, pada Senin, 3 Oktober 2026.
Dalam agenda penting tersebut, Bupati Tulungagung hadir dengan didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tulungagung, Dr. Agus Kuncoro, S.STP., M.Si.
Kehadiran orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung ini disambut hangat oleh jajaran pengurus dan anggota PPDI Cabang Tulungagung sebagai momentum strategis memperkuat sinergi pembangunan desa.
Di hadapan ratusan perangkat desa, Bupati Tulungagung menyampaikan tiga hal pokok demi kemajuan desa.
"Menjaga Kondusivitas Perangkat desa di bawah wadah PPDI diminta berperan aktif menjaga keamanan, ketertiban, dan semangat gotong royong di masyarakat," ucap Baharudin.
Baca Juga:
PPDI Kedungwaru Gelar Aksi "Dari Kita untuk Kita", Saling Bantu saat Anggota Tertimpa MusibahLebih lanjut Bupati Tulungagung berharap untuk peningkatan kapasitas SDM, mengusulkan program peningkatan jenjang pendidikan Strata 1 (S1) bagi perangkat desa dengan dukungan alokasi bantuan dana dari pemerintah kabupaten.
"Keteladanan dan Pengayoman Perangkat desa harus menjadi pemomong serta pengayom masyarakat dengan mengedepankan keteladanan sikap," ujarnya.
Menanggapi arahan dan usulan tersebut, Kepala DPMD Kabupaten Tulungagung, Dr. Agus Kuncoro, S.STP., M.Si., langsung menyatakan kesiapannya untuk segera menindaklanjuti program peningkatan kapasitas SDM aparatur desa.
Dalam sambutannya yang disambut antusias peserta, Agus Kuncoro menyampaikan bahwa pihak DPMD akan segera memproses gagasan program pendidikan tersebut dengan mengutamakan mekanisme Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Baca Juga:
DPMD Tulungagung Genjot Kedisiplinan dan Pemahaman Regulasi Terbaru bagi Perangkat DesaMelalui skema RPL, perangkat desa dapat melanjutkan kuliah tanpa harus meninggalkan kewajiban melayani masyarakat di desa.
"Terkait catatan dan arahan dari Pak PLT Bupati mengenai peningkatan SDM lewat kuliah, segera kita tindak lanjuti dan ajukan proposal. Kita ambil opsi RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) agar pembelajarannya lebih fleksibel," ungkap Agus Kuncoro di hadapan para pengurus dan anggota PPDI.
DPMD berencana menjalin kerja sama atau MoU dengan perguruan tinggi mitra terkemuka, seperti universitas di Yogyakarta, UNSA, maupun institusi pendidikan tinggi lainnya yang berpengalaman menyelenggarakan program RPL bagi aparatur pemerintahan.
Langkah ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan perangkat desa berijazah resmi yang berkualitas tinggi guna mendukung tata kelola pemerintahan desa yang semakin profesional di Kabupaten Tulungagung.
Acara Raperda PPDI Cabang Tulungagung ini berlangsung interaktif, penuh keakraban, dan ditutup dengan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan jajaran pengurus PPDI demi mewujudkan kesejahteraan serta kemajuan desa-desa di Tulungagung. (*)