Jelang Pemilu 2024, PMII Pacitan Minta ASN Jaga Netralitas

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

18 Nov 2023 09:13

Thumbnail Jelang Pemilu 2024, PMII Pacitan Minta ASN Jaga Netralitas
Riko Andi Prastiawan. (Foto: PMII for Ketik)

KETIK, PACITAN – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pacitan, Jawa Timur menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus netral dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Ketua PMII Pacitan, Riko Andi Prastiawan, mengatakan bahwa ASN seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat dalam menghadapi pemilu.

"ASN mestinya jadi contoh bagi masyarakat dalam menghadapi pemilu, dan tidak ikut-ikutan mengkampanyekan politisi tertentu," kata Riko, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/11/2023).

Riko sapaan akrabnya menilai, pengaruh perpolitikan terhadap ASN memang cukup besar, salah satunya disebabkan oleh pimpinan mereka yang pasti merupakan politisi, baik di legislatif maupun eksekutif.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

"Kalau tidak teguh pendirian untuk bersikap netral, biasanya terseret dalam arus kepentingan politik praktis," ujarnya.

Selain netralitas ASN sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Dalam setiap momentum politik, ASN laiknya diuji netralitasnya. 

"Jika ada yang mengajak, sebisanya tolak. Dengan alasan, perbuatan ini merupakan pelanggaran terhadap UU ASN dan tindak pidana pemilu, dengan sanksi yang cukup berat," sambungnya.

Menurut Riko, oknum ASN yang tidak netral biasanya mengikuti kelompok untuk memenangkan seorang calon. Kemungkinan besar kubu tersebut tidak hanya satu atau dua, tapi bisa lebih.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

"Dampak dari perbedaan kepentingan antara kelompok politik sangat mungkin memengaruhi kinerja pemerintahan daerah. Termasuk menyebabkan terjadinya konflik internal," jelasnya.

Oleh karenanya, dia menekankan, netralitas ASN berdasarkan UU ASN bukan hanya bersifat imbauan, melainkan perintah yang wajib dilaksanakan.

"Kami pikir netralitas ASN itu bukan pilihan, melainkan wajib dilakukan. Kalau ingin berpolitik praktis sebaiknya berhenti saja jadi ASN, masih banyak masyarakat yang mau menggantikan," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan bagi calon legislatif maupun eksekutif untuk tidak melibatkan ASN dalam kegiatan politik mereka. Sebaliknya, ASN juga perlu menolak dan berhati-hati.

"Apalagi saat ini, mulai dari gesture dan pose foto saja juga turut dilarang. Sudah sangat jelas bagaimana penegakan peraturan dan UU ASN ini harus difahami oleh masyarakat sebagai kontrol," terangnya.

PMII Pacitan minta agar ASN dapat menunjukkan netralitas dalam bertugas. Bagi yang melanggar, tentu pihaknya sangat mendukung apabila diberikan sanksi, maupun ganjaran yang setimpal.

"Adanya aturan, bukan tentang bagaimana ASN untuk makin lihai dalam mencari celah. Tapi bagaimana menunjukkan integritasnya sebagai abdi negara dan masyarakat," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Peringati Hari Jadi Ke-818, Pemkab Tulungagung Gelar Upacara Bersih Nagari

Baca Selanjutnya

Kejari Surabaya Kembalikan Rp 21 Miliar Uang Korban Robot Trading Viral Blast Global

Tags:

ASN TIDAK NETRAL pacitan ASN

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H