KETIK, GRESIK – Jelang Iduladha, TK Muslimat Nurul Ishlah 254 & KB MNU 132 punya cara unik untuk mengajak siswa dan siswi belajar menyembelih hewan kurban. 

Sebanyak 114 anak-anak TK Muslimat Nurul Ishlah 254 & KB MNU 132 ini diajari mengenai bagaimana alur pemotongan hewan kurban dari awal hingga akhir dengan properti buatan yang di konsep seperti dunia nyata. 

Sebelum memulai pemotongan hewan kurban. Mereka diajak untuk salat iduladha berjemaah bersama guru-guru. Setelah itu, bersalam-salaman dengan ustadz dan sesama setelah sslat berjamaah. 

Walaupun hewan kurban hanya menggunakan properti buatan dari boneka dan kardus dan daging kurbannya berasal dari tepung terigu yang di olah dan diwarnai layaknya daging hewan kurban.

Beberapa siswa dipilih oleh guru-guru sebagai panitia hewan kurban dengan berbagai tugas. Yang pertama, belajar menyembelih hewan kurban. Yang kedua, bagaimana memotong daging hewan kurban yang sudah di tata tergantung di tali. 

Baca Juga:
Peringati Hari Kebangkitan Nasional, TK Muslimat Nurul Ishlah 254 dan KB MNU 132 Gelar Pentas Seni di Gressmall Gresik

Yang ketiga, memotong daging hewan kurban yang akan dimasukkan ke dalam kresek untuk dibagikan kepada masyarakat. 

Sedangkan siswa lainnya yang tidak menjadi panitia menjadi masyarakat yang dibagikan kupon gratis daging hewan kurban. Bahkan, ada siswa yang ikut membuat sate dari daging kurban hasil dari pembagian. 

Ardhiana Yoghi Savitrie, Kepala Sekolah TK Muslimat NU 254, mengatakan bahwa ide awal simulasi penyembelihan hewan kurban ini adalah memberikan pengalaman nyata bagi siswa dan siswi yang nantinya bisa berguna di masa depan. 

"Jadi simulasi penyembelihan hewan kurban ini untuk mengajarkan mereka untuk mengerti alur bagaimana proses dan cerita penyembelihan hewan kurban. Nantinya bisa berguna untuk menambah pengalaman di masa depan," jelasnya. 

Ardhiana berharap dengan simulasi penyembelihan hewan kurban ini juga bisa membuat mereka belajar bagaimana berbagi terhadap sesama. 

"Harapannya dengan penyembelihan hewan kurban ini, mereka bisa teringat bahwa pernah ikut simulasi penyembelihan dan bisa belajar berbagi terhadap sesama serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah," ungkapnya. 

Salah satu siswa, Sakhi, mengaku senang bisa mengikuti simulasi penyembelihan hewan kurban ini. 

"Sedikit susah ya bagaimana caranya menyembelih hewan kurban. Tapi saya senang bisa ikut," ujarnya sambil tersenyum. 

Siswa lainnya, Himam, juga ikut senang bisa ikut bagaimana penyembelihan hewan kurban. "Senang sekali yaa, walaupun susah tadi waktu memotong daging kurbannya," pungkasnya.(*(