KETIK, MALANG – Pemanfaatan media sosial menjadi salah satu strategi pemasaran yang membantu penjualan hewan kurban di Kota Malang jelang Iduladha 2026. Langkah itu telah dilakukan oleh Lucky Aditya pemilik peternakan kambing kurban This Is Farm di Jalan Lesanpuro Gang 2 Kecamatan Kedungkandang Kota Malang.
Lucky panggilan akrabnya ini mengaku, mempromosikan berbagai jenis kambing kurban lewat live streaming (siaran langsung) di platform media sosial TikTok. Meski terbilang sederhana, namun ternyata cara pemasaran seperti ini efektif meningkatkan penjualan.
"Sekarang, pembeli lebih memilih cara penjualan hewan kurban model daring semacam ini. Karena lebih efisien dan hemat waktu, dibandingkan harus datang ke kandang atau lapak satu persatu," jelasnya kepada Ketik.com, Senin, 18 Mei 2026.
Bagi calon pembeli yang telah memilih hewan kurban secara daring, maka ia akan mengirimkan nomor WhatsApp (WA) untuk transaksi lebih lanjut. Nantinya lewat WA tersebut, ia mengirimkan data berupa foto maupun video kondisi kambing kurban secara lengkap sebelum akad jual beli dilakukan.
Dari 60 kambing kurban yang ada di tempatnya, hampir semuanya laku terjual lewat live streaming. Lewat cara ini pula, ia juga semakin luas menjangkau pembeli.
Baca Juga:
Tak Lagi Mahal! Minyak Goreng Premium Kini Dijual Curah Mulai Rp2.000 di Kota Malang, Ini Lokasi Penjualnya"Apabila dipersentase dengan angka, maka sekitar 70 persen laku terjual dari live streaming. Untuk pembeli tidak hanya dari Malang Raya saja, melainkan ada dari Surabaya, Sidoarjo, bahkan Tangerang," ungkapnya.
Lucky menuturkan, penjualan kambing kurban lewat live streaming telah dilakukan sejak bulan Maret 2026 lalu. Dan seiring mendekati Idul Adha, live streaming penjualan makin intens dilakukan.
"Saat bulan Maret itu, kami masih sekedar melakukan pemanasan. Namun di H-9 Iduladha, live streaming semakin digenjot dan satu hari bisa dua kali live streaming," terangnya.
Di peternakannya tersebut, ia menyediakan berbagai jenis kambing kurban dengan harga bervariasi. Mulai dari yang termurah jenis Jawa Randubseharga Rp 3 juta hingga yang termahal jenis Etawa Jumbo dengan harga mulai Rp 6 juta hingga Rp 9 juta.
Baca Juga:
Bahaya Mengintai! Retakan Besar Muncul Lagi di Pasar Besar Malang, Pedagang DipindahIa pun juga mengambil langkah proaktif untuk memastikan kambing-kambing kurban yang dijualnya dalam kondisi sehat. Dengan cara disuntik vitamin, pembersihan area kandang secara berkala, serta memberikan pakan berkualitas terbaik dengan pola pemberian yang diatur sedemikian rupa.
"Terkadang, kami juga memberikan ramuan khusus berupa gula merah yang telah dilarutkan di air hangat. Ini dilakukan untuk menambah stamina atau daya tahan kambing agar tidak mudah sakit," pungkasnya. (*)