Jejeran Patok di Galeri Raos, Sindiran Menohok Hilangnya Ruang Hijau Kota Batu

Jurnalis: Dafa Wahyu Pratama
Editor: Aziz Mahrizal

17 Jan 2026 19:00

Thumbnail Jejeran Patok di Galeri Raos, Sindiran Menohok Hilangnya Ruang Hijau Kota Batu
Instalasi karya di Pameran Garis Hijau bertajuk ‘Garis Putus’ karya Ahmad Saihu di Galeri Raos Kota Batu, Sabtu, 17 Januari 2026. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Deretan patok yang berjajar di depan Galeri Raos Kota Batu menarik perhatian pengunjung pameran seni rupa Garis Hijau, Sabtu, 17 Januari 2026. Instalasi tersebut bukan bagian dari proyek pembangunan, melainkan karya seni bertajuk “Garis Putus” garapan seniman Ahmad Saihu.

Karya instalasi itu dihadirkan sebagai respons atas kegelisahan terhadap semakin menyusutnya ruang hijau di Kota Batu akibat alih fungsi lahan, deforestasi, serta rendahnya kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan.

Ahmad Saihu menjelaskan bahwa berkurangnya ruang hijau tidak hanya berdampak pada perubahan lanskap, tetapi juga memicu berbagai persoalan ekologis, seperti banjir, tanah longsor, hingga hilangnya sumber mata air.

“Karya ini berangkat dari kegelisahan saya melihat ruang hijau yang semakin menyempit akibat alih fungsi lahan dan deforestasi, ditambah dengan rendahnya kepedulian kita terhadap lingkungan. Dampaknya nyata, mulai dari banjir, longsor, hingga hilangnya mata air,” ujarnya.

Baca Juga:
Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

Ia memilih visual patok batas tanah sebagai elemen utama karya karena dinilai merepresentasikan awal dari rangkaian panjang perubahan ruang. Menurutnya, patok batas bukan sekadar penanda wilayah, tetapi simbol awal klaim kepemilikan yang berujung pada kerusakan lingkungan.

“Patok batas saya gunakan sebagai idiom karena kehadirannya selalu membawa dampak bagi ruang di sekitarnya, baik hutan maupun lahan hijau. Patok ini menandai awal dari klaim kepemilikan, yang kemudian berlanjut pada deforestasi dan alih fungsi lahan,” jelasnya.

Penempatan karya Garis Putus di area trotoar juga disebut sebagai bagian integral dari konsep artistik. Ahmad menegaskan bahwa lokasi tersebut dipilih dengan tetap mempertimbangkan aspek keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

“Penempatan di trotoar memang bagian dari konsep. Kami tetap memperhitungkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Ketika orang merasa terganggu, gelisah, atau mempertanyakan keberadaan patok ini, di situlah karya mulai bekerja,” katanya.

Baca Juga:
Perkuat Desa Wisata, Disparta Kota Batu Gencarkan Kolaborasi Konten dan Promosi

Namun, ia menekankan bahwa rasa tidak nyaman yang muncul bukanlah tujuan akhir dari karya tersebut. Ketidaknyamanan justru dimaksudkan sebagai pemantik kesadaran publik terhadap pentingnya ruang hijau di tengah kota.

“Ketidaknyamanan itu bukan tujuan utama. Ini lebih pada upaya membangun kesadaran dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan ruang hijau yang semakin tergerus,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Accessina Dukung FAJI Jombang Gelar Latgab, Siapkan Atlet Arung Jeram Masa Depan

Baca Selanjutnya

Pemkab Halsel Tindaklanjuti Insiden Tower Mini di Obi Selatan

Tags:

pameran seni Galeri Raos Kota Batu Ahmad Saihu alih fungsi lahan Deforestasi Galeri Raos Kota Batu ‎

Berita lainnya oleh Dafa Wahyu Pratama

Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

13 April 2026 17:55

Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

Perkuat Desa Wisata, Disparta Kota Batu Gencarkan Kolaborasi Konten dan Promosi

13 April 2026 17:30

Perkuat Desa Wisata, Disparta Kota Batu Gencarkan Kolaborasi Konten dan Promosi

Pedagang Pasar Among Tani Kota Batu Apresiasi Kejari, Minta Usut Kasus Hingga Tuntas

13 April 2026 15:00

Pedagang Pasar Among Tani Kota Batu Apresiasi Kejari, Minta Usut Kasus Hingga Tuntas

Kadisnaker Kota Batu: Mikutopia Serap 203 Tenaga Kerja, 95 Persen Warga Lokal Tulungrejo

13 April 2026 14:46

Kadisnaker Kota Batu: Mikutopia Serap 203 Tenaga Kerja, 95 Persen Warga Lokal Tulungrejo

Selter Sekda Kota Batu: Batas Usia Gugurkan Pejabat Senior, Pejabat Muda Kian Menguat

13 April 2026 11:12

Selter Sekda Kota Batu: Batas Usia Gugurkan Pejabat Senior, Pejabat Muda Kian Menguat

Sambut Libur Sekolah, Museum Tubuh Jatim Park 1 Langsung Berbenah

12 April 2026 20:06

Sambut Libur Sekolah, Museum Tubuh Jatim Park 1 Langsung Berbenah

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar