Jadi Kearifan Lokal, UB Meramu Jamu sebagai Potensi Indonesia

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

13 Sep 2023 07:44

Thumbnail Jadi Kearifan Lokal, UB Meramu Jamu sebagai Potensi Indonesia
Penjual jamu keliling yang menjajakan dagangannya di sekitar Universitas Brawijaya. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Universitas Brawijaya (UB) bersama Dewan Jamu Indonesia (DJI) melihat potensi besar terhadap pengembangan jamu bagi UMKM di Indonesia khususnya Jawa Timur. Jamu bukan hanya persoalan produk jadi, namun menyimpan filosofi yang sangat mendalam. 

Menurut Daniel Tjen selaku Ketua DJI Pusat, jamu merupakan aset berharga yang mengandung aspek antropologi, keberagaman budaya, lingkungan, dan tradisi. Ia menekankan pentingnya melestarikan pengetahuan tradisional yang telah terakumulasi selama ribuan tahun di Nusantara.

"Dari biodiversitas kita, Indonesia adalah negara yang paling kaya. Beranekaragam budaya dibangun atas dasar pengetahuan tradisional yang merupakan hasil akumulasi dari berbagai pengetahuan, keterampilan, dan praktik dari sekian ribu tahun di nusantara," jelas Daniel pada Seminar Nasional dan Expo Jamu Jawa Timur di UB pada Rabu (13/9/2023).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan mendorong negara dengan pengobatan tradisional dapat terintegrasi dengan sistem kesehatan nasional. Indonesia memiliki peluang yang besar, mengingat dari 40 ribu jenis pohon yang dikenal sebagai sumber bahan obat, 30 ribu di antaranya berasal dari Indonesia.

Baca Juga:
19 Siswa SMKN 3 Malang Lolos SNBP 2026, Tembus UB, UM hingga Politeknik Negeri

"Sesuai dengan filosofi nama jamu dari kata jampi usodo, ada kearifan lokal di dalamnya. Bahkan WHO mengajak negara memasukkan komponen pengobatan tradisional ke sistem kesehatan nasional. Bergabung dengan kedokteran konservatif. Kita sangat besar potensinya karena kita sangat kaya," serunya.

Foto Dewan Jamu Indonesia bersama Sandiaga Uno melakui sambungan zoom dalam Seminar Nasional dan Expo Jamu Indonesia. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)Dewan Jamu Indonesia bersama Sandiaga Uno melakui sambungan zoom dalam Seminar Nasional dan Expo Jamu Indonesia. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

Dalam upaya mengatasi tantangan industri jamu, DJI telah berupaya mendekati berbagai pemangku kepentingan, termasuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan kementerian. Terlebih banyak pengusaha jamu masih bergerak dalam industri skala kecil, seperti jamu gendong. 

"Beberapa masalah yang dihadapi teman-teman pengusaha, bahwa tidak semua pengusaha itu industrinya besar. Kita sering ketemu dengan jamu gendong dari rumah tangga yang tidak punya kemampuan besar. DJI harus bertanggungjawab bagaimana merangkul kementerian lembaga agar berpihak ke mereka," tambahnya.

Baca Juga:
Antisipasi Krisis Energi, Universitas Brawijaya Siap Terapkan Skema Perkuliahan Hybrid

Sasmito Djati, Ketua DJI Jatim, juga menyadari bahwa UMKM yang terlibat dalam produksi jamu masih menghadapi kendala, termasuk kualitas produk yang belum pasti terjamin. Menurutnya perlu perlindungan yang lebih baik bagi produk jamu melalui kebijakan yang mendukung.

"Jamu di Indonesia belum terlindungi dengan baik, entah dari kebijakan atau kualitasnya (untuk jamu gendong). Kami ingin tujuan untuk menyejahterakan industri jamu dan menduniakan jamu bisa terwujud," ungkap Sasmito.

Melihat situasi global yang dinamis, sangat menguntungkan bagi Indonesia juga mampu menggali potensi pada industri jamu. Bukan sekadar menghasilkan produk berkualitas tinggi, namun mempertahankan kearifan lokal dan melindungi lingkungan.(*)

Baca Sebelumnya

Review Detail Kawasaki ZX-6R 2024

Baca Selanjutnya

Terobosan Perpustakaan Kota Batu, Gandeng Sekolah Bikin Ekstrakurikuler dan Wisata Literasi

Tags:

Dewan Jamu Indonesia DJI Jatim Jamu Tradisional Minum Jamu Universitas Brawijaya

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar