IPDN Didorong Jadi Pusat Pengembangan Kebijakan Daerah Berbasis Inovasi

Editor: Muhammad Faizin

20 Jan 2026 07:00

Thumbnail IPDN Didorong Jadi Pusat Pengembangan Kebijakan Daerah Berbasis Inovasi
Wamendagri Ribka Haluk (tiga dari kanan) saat menghadiri acara Kick Off Meeting Forum Komunikasi Riset dan Inovasi yang digelar di Auditorium B.J. Habibie, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Jakarta, Senin, 19 Januari 2026. (Foto: Kemendagri)

KETIK, JAKARTA – Sebagai kampus yang menjadi kawah candradimuka lahirnya birokrat ulung di berbagai daerah, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menanggung harapan besar dari berbagai pihak. Menurut Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, kampus kedinasan yang berdiri sejak tahun 1956 ini memiliki peran strategis dalam pemerintahan di Indonesia. 

Ribka menyebut, IPDN dituntut untuk menjadi penggerak utama lahirnya kebijakan pemerintah daerah yang berbasis riset dan inovasi. Menurutnya, IPDN tidak lagi cukup hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan aparatur sipil negara, tetapi harus tampil sebagai pusat pengembangan kebijakan publik yang berbasis data dan kajian ilmiah.

"Inovasi dan riset berupa rekomendasi kebijakan sangat dibutuhkan pemerintah daerah untuk melaksanakan kebijakan menuju Indonesia Emas 2045. Sehingga kebijakan pemerintah daerah harus berbasis riset yang matang," tutur Ribka dalam kegiatan Kick Off Meeting Forum Komunikasi Riset dan Inovasi yang digelar di Auditorium B.J. Habibie, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Jakarta, Senin, 19 Januari 2026. 

Forum tersebut menjadi wadah koordinasi antara Kementerian Dalam Negeri, IPDN, dan BRIN dalam memperkuat ekosistem kebijakan berbasis riset.

Baca Juga:
Kadisdik Jatim Jajal Mobil Listrik Karya Siswa SMK YPM 8 Sidoarjo, Bukti Kreativitas Anak Bangsa

Ribka menyampaikan bahwa kebijakan pemerintah daerah ke depan harus disusun berdasarkan rekomendasi riset yang kuat agar tidak bersifat reaktif, melainkan terukur dan berkelanjutan. Ia menilai pendekatan ilmiah menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah.

Ia juga menjelaskan bahwa Kementerian Dalam Negeri selama ini terus mendorong penggunaan data dan hasil riset sebagai dasar perumusan kebijakan, baik yang berasal dari arahan presiden maupun kebijakan internal kementerian. Dengan pendekatan tersebut, pemerintah daerah diharapkan mampu mengambil keputusan yang lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

"Semua kebijakan dari presiden dan menteri memang selalu berbasis data riset. Itu yang selalu ditekankan bapak Mendagri," papar mantan Penjabat Gubernur Provinsi Papua Tengah ini. 

Menurut Ribka, IPDN memiliki posisi strategis karena berada di simpul antara dunia akademik dan praktik pemerintahan. Oleh karena itu, IPDN diharapkan mampu menjembatani kebutuhan daerah dengan pengembangan inovasi kebijakan yang relevan dan aplikatif.

Baca Juga:
Ust Das'ad Latif: Bu Gubernur Khofifah Hati-Hati Tukang Bisik, Manfaatkan Dakwah dengan Kekuasaan

Ia menambahkan bahwa penguatan kebijakan berbasis riset sangat penting dalam rangka mempersiapkan pemerintah daerah menghadapi tantangan pembangunan jangka panjang, termasuk menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Kebijakan yang disusun secara ilmiah dinilai akan membantu daerah tidak hanya menyelesaikan persoalan saat ini, tetapi juga mengantisipasi dinamika di masa depan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BRIN Arif Satria menekankan pentingnya penyelarasan arah riset nasional dengan kebutuhan pembangunan. Ia menjelaskan bahwa Forum Komunikasi Riset dan Inovasi dibentuk untuk memastikan hasil riset dapat langsung dimanfaatkan sebagai dasar kebijakan publik.

"Sinergi lintas lembaga menjadi faktor krusial dalam menciptakan solusi atas persoalan bangsa yang semakin kompleks. Dengan kolaborasi yang kuat antara Kemendagri, IPDN, dan BRIN, saya optimistis kebijakan publik dapat dirancang lebih adaptif dan berbasis pengetahuan," papar Arif. 

Melalui penguatan kerja sama tersebut, pemerintah berharap kebijakan pemerintah daerah ke depan semakin berbasis data, riset, dan inovasi. Pendekatan ini diyakini mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan daerah sekaligus mendorong pelayanan publik yang lebih berkualitas dan berkelanjutan. (*)

Baca Sebelumnya

BMKG: Cuaca Kota Depok 23 Januari 2026 Diprakirakan Hujan Ringan, Jayapura Cerah Berawan

Baca Selanjutnya

Tips dan Trik Membuat Ayam Goreng Crispy dan Juicy di Rumah

Tags:

Wakil Menteri wamendagri Ribka Haluk Ipdn Institut Pemerintahan Dalam Negeri kampus kedinasan

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

12 April 2026 11:40

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

12 April 2026 11:00

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

12 April 2026 09:40

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

12 April 2026 08:21

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

Sosok Ahmad Baharudin, Wabup yang Pernah Konflik Terbuka dengan Bupati Tulungagung

11 April 2026 07:30

Sosok Ahmad Baharudin, Wabup yang Pernah Konflik Terbuka dengan Bupati Tulungagung

BRIN Ungkap Objek Langit di Lampung-Banten Bekas Roket China, Pakar: Pengawasan Sampah Antariksa Harus Diperkuat

10 April 2026 06:40

BRIN Ungkap Objek Langit di Lampung-Banten Bekas Roket China, Pakar: Pengawasan Sampah Antariksa Harus Diperkuat

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar