Inspiratif! Karang Taruna Pasirkupa Lebak Kelola Sampah Desa Berbasis Swadaya

Jurnalis: Abdul Kohar
Editor: Fisca Tanjung

28 Jan 2026 13:01

Thumbnail Inspiratif! Karang Taruna Pasirkupa Lebak Kelola Sampah Desa Berbasis Swadaya
Pengurus Karang Taruna Desa Pasirkupa, kecamatan Karanganyar, Kabupaten Lebak, Banten saat melakukan pengambilan sampah. (Foto: Nur for Ketik.com)

KETIK, LEBAK – Karang Taruna Desa Pasirkupa, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Lebak, Banten, menginisiasi pengelolaan sampah berbasis swadaya masyarakat guna menjawab keluhan warga terkait persoalan sampah yang selama ini belum tertangani secara optimal.

Ketua Karang Taruna Desa Pasirkupa, Ahmad Rifai, mengatakan persoalan sampah di wilayahnya telah terjadi sejak bertahun-tahun lalu. Minimnya pengelolaan khusus membuat sebagian warga membuang sampah di belakang rumah, ke lahan milik tetangga, bahkan secara sembarangan. 

Menurutnya, tidak sedikit pula warga yang memilih membuang sampah ke wilayah perkotaan seperti Rangkasbitung dan Mandala yang telah memiliki fasilitas pengelolaan dari Pemerintah Kabupaten Lebak.

“Banyak pengaduan dari warga terkait sampah. Ini persoalan lingkungan yang harus dijawab bersama. Karena itu, Karang Taruna langsung berdiskusi dengan seluruh anggota untuk mencari solusi konkret,” ujar Ahmad Rifai ketika dihubungi oleh Ketik.com, Rabu, 28 Januari 2026.

Baca Juga:
Cegah Banjir di Situbondo, Camat Asembagus dan Warga Kompak Bebersih Selokan

Kata Ahmad, dari hasil musyawarah internal yang diikuti 26 anggota Karang Taruna, disepakati langkah pengelolaan sampah melalui kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak. 

"Dalam skema tersebut, Karang Taruna bertugas mengangkut dan mengumpulkan sampah warga ke Tempat Penampungan Sementara (TPS), selanjutnya sampah akan diangkut oleh petugas DLH ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Dengung," katanya 

Lebih lanjut, Ahmad menyampaikan, TPS sementara berlokasi di lahan milik warga atas nama Ibu Salbiah. Karang Taruna mengaku sangat terbantu dengan adanya izin penggunaan lahan tersebut untuk penempatan bak sampah dan akses kendaraan pengangkut.

“Ke depan kami bermimpi seluruh warga Desa Pasirkupa menjadi mitra Karang Taruna dalam pengelolaan sampah. Di desa ini terdapat 22 RT, sehingga pengelolaan sampah harus dilakukan secara kolektif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Juga:
Dinkes Lebak dan Yonif TP 840/Golok Sakti Siapkan Bakti Sosial, Khitanan Massal hingga Pengobatan Gratis

Program pengangkutan sampah mulai berjalan pada akhir November 2025. Pada tahap awal, Karang Taruna memberikan layanan gratis selama satu minggu sebagai bentuk sosialisasi kepada warga. 

Selanjutnya, berdasarkan kesepakatan bersama, diberlakukan iuran sebesar Rp15.000 per rumah tangga per bulan, dengan jadwal pengangkutan dua hari sekali.

Aktivitas pengangkutan dilakukan mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, dan dalam kondisi normal berakhir sekitar pukul 15.00 WIB. Iuran warga digunakan untuk membayar kewajiban kepada DLH serta membiayai operasional harian, termasuk upah tenaga kerja dan bahan bakar kendaraan.

Saat ini, jumlah rumah tangga yang menjadi mitra Karang Taruna baru sekitar 230 rumah. Padahal, agar pengelolaan sampah berjalan lebih efektif dan berkelanjutan, dibutuhkan sedikitnya 400 rumah tangga sebagai mitra aktif.

Meski demikian, Karang Taruna Pasirkupa masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan kendaraan operasional serta status lahan TPS yang masih bersifat sukarela.

“Kami berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi, terutama dalam penyediaan sarana prasarana, agar pengelolaan sampah ini bisa terus berjalan dan berkembang,” ungkap Ahmad Rifai.

Selain pengangkutan sampah, Karang Taruna Pasirkupa juga memiliki rencana jangka panjang untuk mengembangkan pengolahan sampah bernilai ekonomis, seperti budidaya maggot, pemilahan barang bekas, serta inovasi pengelolaan sampah lainnya.

Dengan upaya tersebut, Karang Taruna berharap Desa Pasirkupa dapat menjadi desa yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan, serta menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Lebak. (*)

Baca Sebelumnya

SPPG Dadaplangu Akui Kelalaian Terkait Temuan Belatung di Menu Makan Gratis Blitar, Begini Penjelasannya

Baca Selanjutnya

Pemdes Jatingarang Lantik 3 Perangkat Desa, Kades Tekankan Pelayanan Prima dan Integritas

Tags:

karang taruna Desa Pasirkupa kecamatan Kalanganyar Kabupaten Lebak Ahmad Rifa'i sampah Inovasi

Berita lainnya oleh Abdul Kohar

Sunatan Massal di Citorek, Bukti Kepedulian Bupati Lebak

19 April 2026 15:06

Sunatan Massal di Citorek, Bukti Kepedulian Bupati Lebak

Antusiasme Warga Warnai Kegiatan Sunatan Massal dan Layanan Kesehatan di Puskesmas Citorek

19 April 2026 08:50

Antusiasme Warga Warnai Kegiatan Sunatan Massal dan Layanan Kesehatan di Puskesmas Citorek

Pemkab Lebak Percantik Wajah Kota, Billboard Beralih ke Videotron

18 April 2026 13:04

Pemkab Lebak Percantik Wajah Kota, Billboard Beralih ke Videotron

Lebak Niaga Promosikan Beras Lokal di Pameran Seba Baduy 2026

18 April 2026 12:51

Lebak Niaga Promosikan Beras Lokal di Pameran Seba Baduy 2026

Kecamatan Cijaku Raih Penghargaan Musrenbang Award, Bupati Lebak Beri Hadiah

18 April 2026 08:20

Kecamatan Cijaku Raih Penghargaan Musrenbang Award, Bupati Lebak Beri Hadiah

Realisasi APBD Lebak 2026 hingga April Capai 25,85 Persen, Belanja Masih 17,64 Persen

17 April 2026 20:38

Realisasi APBD Lebak 2026 hingga April Capai 25,85 Persen, Belanja Masih 17,64 Persen

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend