Hujan Es Terjadi di Pacitan, BPBD: Dipicu Puncak Masa Pancaroba

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Naufal Ardiansyah

2 Nov 2023 09:40

Thumbnail Hujan Es Terjadi di Pacitan, BPBD: Dipicu Puncak Masa Pancaroba
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD, Radite Surya Anggono saat menerangkan titik wilayah yang sudah beralih musim. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan memberikan penjelasan terkait fenomena hujan es yang terjadi di Dusun Krajan, Desa Ngromo Kecamatan Nawangan pada tanggal 26 Oktober 2023 lalu.

Menurut Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD, Radite Surya Anggono, hujan es tersebut disebabkan oleh puncak masa pancaroba yang menyasar beberapa kabupaten di utara Pacitan.

"Sesuai rilis BMKG terkait musim pancaroba untuk daerah Pacitan pada Dasarian II belum. Namun, untuk wilayah Ponorogo dan sekitarnya itu sudah mengalami peralihan musim," kata Radite.

Foto Rilis BMKG terkait fenomena Hujan es di Pacitan. (Foto: BMKG)Rilis BMKG terkait fenomena Hujan es di Pacitan. (Foto: BMKG)

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Kamis 16 April 2026: Jakarta dan Medan Berawan Tebal

"Akhirnya itu juga berdampak pada Pacitan mendapatkan hujan kiriman menyasar wilayah-wilayah Kecamatan Bandar, Nawangan yang memicu fenomena tersebut," imbuhnya.

Secara rinci, jelas Radite, fenomena itu disebabkan karena, Awan Konvektif sangat tinggi, awan Cumulonimbus terpantau sejak pukul 13.20 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

"Kemudian, suhu puncak awan sangat rendah, pada citra satelit Himawari terlihat adanya pertumbuhan awan jenis CB yang cukup signifikan, pada citra satelit produk Enhanced terlihat suhu puncak awan mencapai -62 hingga 80 °c disekitar wilayah Kecamatan Nawangan, Pacitan," jelasnya secara rinci mengacu rilis BMKG.

Radite melanjutkan, hujan es biasanya terjadi pada masa pancaroba karena kondisi atmosfer lokal yang labil sehingga uap air mudah terangkat ke atas.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Foto Tangkapan layar video yang direkam oleh warga Pacitan saat fenomena hujan es. (Foto: BPBD)Tangkapan layar video yang direkam oleh warga Pacitan saat fenomena hujan es. (Foto: BPBD)

Kondisi ini menyebabkan adanya peningkatan pertumbuhan jenis awan Cumulonimbus, yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem seperti hujan sedang-lebat disertai petir dan angin kencang sesaat.

Peristiwa hujan es ini sempat menghebohkan warga setempat. Warga menyebutnya dengan istilah 'Udan Woh'.

Pun BPBD Pacitan mengimbau, agar masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, di akhir tahun 2023 ini.

"Masyarakat diharapkan untuk selalu waspada dan mengikuti informasi terkini dari BMKG," tutup Radite. (*)

Baca Sebelumnya

Perluas Pasar di Kota Pahlawan, Grand Swiss-Belhotel Darmo Hadir di Surabaya

Baca Selanjutnya

Kumpulkan Dinas Pendidikan dan Guru, Bupati Kaimana Tegaskan Larangan Pungutan Biaya Sekolah

Tags:

pacitan BPBD Pacitan BMKG Hujan Es Pancaroba

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H