KETIK, MUARA ENIM – Hj Sumarni resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim setelah Bupati Muara Enim, H Edison, terjerat kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Muara Enim.
Penunjukan Sumarni sebagai Plt Bupati dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Muara Enim tetap berjalan dan pelayanan publik kepada masyarakat tidak terganggu.
“Salah satu tugas utama Plt Bupati adalah memastikan roda pemerintahan tidak stagnan. Tidak ada alasan pembangunan terhenti atau tertunda,” ungkap Gubernur Sumsel, Herman Deru.
Dengan pengangkatan tersebut, perhatian publik kini tertuju kepada sosok Hj Sumarni yang selama ini menjabat sebagai Wakil Bupati Muara Enim.
Perempuan kelahiran Muara Enim, 5 Maret 1969 itu dikenal memiliki pengalaman panjang di dunia birokrasi sebelum terjun ke politik praktis.
Baca Juga:
OTT di Muara Enim, KPK Amankan 10 Orang Termasuk Bupati EdisonDari ASN hingga Pimpinan Daerah
Sumarni mengawali kariernya sebagai tenaga honorer di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan pada 1994. Dua tahun kemudian, ia diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Selama menjadi aparatur sipil negara, Sumarni pernah bertugas di sejumlah instansi, mulai dari Dinas Pertanian, Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, hingga Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Selatan.
Karier birokrasinya terus berkembang hingga dipercaya bertugas di UPTD Samsat Kabupaten Muara Enim. Ia kemudian mengakhiri pengabdiannya sebagai ASN dengan pensiun dini pada 2021 dengan pangkat terakhir Pembina IV/a.
Baca Juga:
Bupati Muara Enim dan Empat Pejabat Pemkab Dibawa ke Polda Sumsel Usai OTT KPKSetelah pensiun, Sumarni mulai aktif di dunia politik. Ia sempat bergabung dengan Partai Demokrat sebelum kemudian berlabuh ke PDI Perjuangan.
Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muara Enim 2024, Sumarni berpasangan dengan H Edison. Pasangan tersebut berhasil memenangkan kontestasi dan resmi memimpin Kabupaten Muara Enim sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2025–2030.
Aktif di Organisasi dan Kegiatan Sosial
Selain memiliki pengalaman birokrasi yang panjang, Sumarni juga dikenal aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan.
Ia pernah menjadi Sekretaris Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan selama bertahun-tahun, Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim, Ketua Dekranasda Kabupaten Muara Enim, Bunda PAUD Kabupaten Muara Enim, hingga Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Muara Enim.
Pengalamannya di organisasi tersebut turut memperkuat kiprahnya dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, pendidikan, serta pengembangan ekonomi kreatif di daerah.
Raih Sejumlah Penghargaan
Atas dedikasinya di bidang sosial dan pemberdayaan masyarakat, Sumarni menerima berbagai penghargaan. Di antaranya penghargaan Adi Bhakti Madya dari TP PKK Pusat dan Kementerian Dalam Negeri pada 2018.
Ia juga mendapat penghargaan sebagai Wanita Inspiratif dari TP PKK Provinsi Sumatera Selatan dan Outstanding Women in Sumatera Selatan pada tahun yang sama.
Selain itu, ia turut terlibat dalam kegiatan yang berhasil mencatatkan Rekor MURI Melemang pada 2019.(*)