Hasanuddin Wahid Beberkan Strategi Bagi Lulusan SMK Agar Siap Kerja

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Marno

13 Jun 2023 14:19

Thumbnail Hasanuddin Wahid Beberkan Strategi Bagi Lulusan SMK Agar Siap Kerja
Hasanuddin Wahid saat memberi Pelatihan Peningkatan Kualitas dan Kompetensi Manajerial Kepala SMK berbasis Industri Angkatan 1 (Foto: Lutfia/ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB dapil Malang Raya, M Hasanuddin Wahid beberkan strategi supaya lulusan SMK dan pendidikan vokasi siap menghadapi dunia kerja. Menurutnya dibutuhkan kolaborasi antara institusi pendidikan dengan industri.

Hal tersebut ia ungkapkan dalam Pelatihan Peningkatan Kualitas dan Kompetensi Manajerial Kepala SMK berbasis Industri Angkatan 1, Selasa (12/6/2023).

"Diambil dari strategi Ditjen Pendidikan Vokasi, bahwa SMK dan Kampus Vokasi, serta lembaga pelatihan keterampilan di Indonesia harus 'menikah' dengan industri atau dunia kerja," ujar pria yang akrab disapa Cak Udin. 

Pasalnya, pendidikan vokasi dibentuk dengan berorientasi pada kesiapan kerja dari para lulusan. Namun realitanya, angka pengangguran yang berasal dari lulusan SMK cukup tinggi.

Baca Juga:
Jatim Resmi Batasi Penggunaan Gadget di Sekolah! Khofifah: Perkuat Karakter dan Interaksi Sosial Murid

"Idealnya pendidikan menengah kejuruan (SMK) ditujukan untuk penyiapan lulusan yang siap kerja. Baik bekerja secara mandiri maupun bekerja pada industri tertentu. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) ada sebanyak 7,99 juta pengangguran di Indonesia," terang Sekjen PKB itu.

Menurutnya dari jumlah tersebut, 9,60 persen berasal dari lulusan SMK, meskipun demikin menurut para kepala sekolah yang hadir, tidak semua lulusan SMK masuk ke dunia industri, ada pula yang berwiraswasta. "Ini yang sering luput dari potret BPS," ujarnya.

Foto Hasanuddin Wahid meninjau peralatan pembelajaran (Lutfia/Ketik.co.id)Hasanuddin Wahid meninjau peralatan pembelajaran (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

Sayangnya, beberapa program SMK belum sepenuhnya relevan dengan kebutuhan industri. Untuk itu kepala sekolah bertanggungjawab atas kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Baca Juga:
Kadisdik Jatim Jajal Mobil Listrik Karya Siswa SMK YPM 8 Sidoarjo, Bukti Kreativitas Anak Bangsa

"Kepala sekolah mempunyai tanggung jawab mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan industri dan mendorong keunggulan akademik. Perlu ada pembaruan kurikulum secara berkala untuk mencerminkan perkembangan terbaru dalam industri," papar Hasanuddin Wahid.

Tingginya angka pengangguran dari lulusan SMK dipengaruhi oleh minimnya pengalaman kerja para lulusan. Terlebih pihak industri tentunya mempertimbangkan calon pekerja yang memiliki pengalaman lebih. Mengatasi hal tersebut, kemitraan antara SMK dengan industri perlu terjalin dan dikuatkan.

"Kepala SMK berbasis industri perlu menjalin kemitraan dengan perusahaan dan lembaga industri lokal. Bisa untuk memfasilitasi magang, kunjungan industri, dan kolaborasi project. Mereka harus memiliki keterampilan komunikasi dan negosiasi untuk menjalin hubungan yang saling menguntungkan antara sekolah dan industri," jelasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Berbekal Rp 100 Ribu dan Rayuan Maut, Kakek di Ngawi Cabuli Gadis 17 Tahun

Baca Selanjutnya

Dicecar Catatan 'Bagi-Bagi Duit', Ketua DPRD Jatim Ngaku Tidak Tahu

Tags:

Hasanuddin Wahid sekolah vokasi Pendidikan Vokasi SMK pendidikan SMK

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar