KETIK, SURABAYA – Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 resmi dimulai hari ini, Selasa, 21 April 2026. Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menjadi salah satu pusat ujian dengan total 20.340 peserta dari berbagai daerah.

Ujian berlangsung hingga 30 April 2026 di kampus berjuluk “Rumah Para Juara” tersebut.

Mengutip laman resmi Unesa, Kepala Subdirektorat Admisi, Sukarmin, menyebut pihaknya telah melakukan mitigasi risiko secara menyeluruh.

“Mulai dari kesiapan perangkat hingga koordinasi lintas sektoral demi menjamin kenyamanan dan keamanan peserta,” ujarnya.

Baca Juga:
Hari Pertama UTBK Unair 2026, 37 Peserta Tak Hadir

31 Ruang Ujian dan 1.000 Lebih Komputer Disiapkan

Untuk mendukung pelaksanaan ujian, Unesa mengoperasikan 31 ruang ujian yang tersebar di dua kampus utama, yakni Ketintang dan Lidah Wetan.

Dari sisi perangkat, tersedia 1.075 komputer utama dan 147 unit cadangan. Selain itu, delapan server disiagakan guna menjaga stabilitas sistem selama ujian berlangsung.

Listrik dan Internet Disiapkan Berlapis

Baca Juga:
ITS Buka Rekrutmen Dosen Non PNS 2026, Ini Formasi dan Syarat Lengkapnya

Unesa juga menerapkan sistem pengamanan berlapis untuk mengantisipasi gangguan teknis, terutama pada listrik dan jaringan.

Bekerja sama dengan PLN, kampus menyiapkan tiga jalur cadangan listrik serta melakukan pengecekan trafo secara berkala.

Sementara itu, koneksi internet didukung oleh Telkom Indonesia dan Biznet dengan tiga jalur cadangan untuk menjaga kestabilan jaringan.

Unesa juga menggandeng pihak kepolisian guna memastikan kelancaran lalu lintas di sekitar kampus selama pelaksanaan ujian.

Peserta Diingatkan Tetap Fokus

Di tengah pelaksanaan UTBK-SNBT 2026, Sukarmin mengingatkan peserta untuk menjaga kondisi fisik dan tetap fokus selama ujian berlangsung.

UTBK-SNBT tahun ini menguji kemampuan Tes Potensi Skolastik (TPS) serta literasi bahasa Indonesia dan Inggris.

Dengan persiapan tersebut, Unesa optimistis pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 berjalan lancar dan tertib. (*)