KETIK, MALANG – Kota Malang mencatat inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 0,18 persen secara month-to-month (mtm) pada Mei 2026. Kenaikan harga cabai merah menjadi pemicu utama inflasi pada bulan tersebut.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Malang, Indra Kuspriyadi, menjelaskan bahwa secara tahunan, IHK Kota Malang mengalami inflasi sebesar 3,10 persen (year-on-year/yoy). Angka ini berada sedikit di atas inflasi tahunan nasional yang tercatat sebesar 3,08 persen (yoy).
Indra menambahkan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau memberikan andil inflasi terbesar, yaitu sebesar 0,06 persen (mtm), dengan cabai merah sebagai komoditas utamanya.
"Berdasarkan penyebabnya, komoditas utama penyumbang inflasi bulanan adalah cabai merah, minyak goreng, telepon seluler, vitamin, dan pizza, masing-masing dengan andil sebesar 0,04 persen, 0,03 persen, 0,03 persen, 0,02 persen, dan 0,02 persen (mtm)," ujarnya, Kamis 4 Juni 2026.
Menurutnya, keterbatasan pasokan cabai merah akibat cuaca ekstrem menjadi salah satu penekan inflasi. Selain itu, permintaan terhadap minyak goreng juga meningkat menjelang momen Iduladha 2026.
Baca Juga:
Pemkot Malang Cari Solusi Nasib SD dan SMP di Lahan UM, Opsi Merger Mulai Dibahas"Kenaikan biaya kemasan sebagai dampak lanjutan dari kenaikan harga bahan baku (crude oil), serta naiknya harga telepon seluler akibat tingginya biaya logistik dan gangguan rantai pasok global komponen elektronik," lanjutnya.
Selain itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, mulai dari telur ayam ras -0,06 persen, emas perhiasan -0,04 persen, daging ayam ras -0,04 persen, bawang putih -0,02 persen, dan tarif kendaraan roda 2 online -0,02 persen (mtm).
Untuk deflasi telur dan daging ayam ras dipicu oleh pasokan dari produsen yang meningkat. Sedangkan penurunan harga bawang putih disebabkan realisasi impor pada April 2026 yang semakin meningkat.
"Di sisi lain, harga emas perhiasan terkoreksi sejalan dengan penurunan harga emas global akibat tekanan jual dan pergerakan nilai tukar. Penurunan tarif kendaraan roda dua online didorong oleh pemberlakuan program promosi dan diskon aplikasi yang bersifat lokal dan sementara," katanya. (*)