KETIK, MALANG – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyiapkan opsi operasi pasar untuk menekan lonjakan harga sejumlah kebutuhan pokok, khususnya beras, yang merangkak naik akibat cuaca buruk.
Wahyu menjelaskan bahwa upaya tersebut dirumuskan berdasarkan rekomendasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang. Terlebih lagi, banyak kebutuhan pokok, khususnya komoditas beras, mengalami kenaikan harga akibat faktor cuaca.
"Kita ada beberapa rekomendasi karena memang terkait dengan harga beras ini situasi cuaca. Nah, itu membuat naik, tapi kita nanti juga mudah-mudahan dengan pembagian dari bantuan pangan ini bisa lebih mengendalikan," ujarnya, Sabtu 29 Agustus 2026.
Wahyu menyebut banyak masyarakat mengeluhkan kenaikan harga beras di pasaran. Selain beras, komoditas lain yang turut melonjak dan memicu inflasi di Kota Malang adalah daging ayam ras dan cabai.
"Dari rilisnya BPS kemarin, ada ayam ras, beras, dan cabai yang cenderung cenderung naik. Ini nanti kita harus intervensi," katanya.
Baca Juga:
Universitas Negeri Malang Jajaki Kerja Sama Internasional dengan Myanmar Study AbroadNamun, sebelum melakukan intervensi, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan memastikan kondisi di lapangan terlebih dahulu, termasuk berkoordinasi dengan distributor guna memantau kelancaran rantai distribusi.
"Dari TPID sebelum intervensi kita akan cek pasar dengan distributor untuk melihat situasi dalam minggu ini. Karena banyak yang mempengaruhinya, terkait dengan inflasi yang ada di Kota Malang," lanjutnya.
Setelah tahap pengecekan selesai, operasi pasar baru akan digelar oleh Pemkot Malang. Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
"Salah satunya nanti kalau kita melihat, kita dengan operasi pasar. Karena itu juga salah satu langkah yang disarankan oleh pusat ya, tahapan-tahapan terkait dengan keterjangkauan dan ketersediaan, itu yang penting," pungkasnya. (*)