KETIK, JAKARTA – Hamas bersama sejumlah faksi Palestina lainnya menyepakati dokumen yang mengatur rencana pelucutan senjata di Gaza.

Dilansir dari Aljazeera pada Sabtu, 1 Agustus 2026, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebutkan, kesepakatan tersebut sebagai langkah monumental menuju terciptanya perdamaian dan keamanan di wilayah konflik tersebut.

Peta jalan rinci mengenai proses pelucutan senjata harus disusun dalam waktu 14 hari setelah kesepakatan berlaku.

Perpanjangan waktu dimungkinkan dengan persetujuan badan verifikasi internasional serta seluruh pihak yang terlibat.

Anggota delegasi negosiasi Hamas, Ghazi Hamad, mengatakan proses perundingan berlangsung sulit dan penuh tantangan.

Baca Juga:
BoP Rilis 9 Poin Kesepakatan Perdamaian Gaza, Hamas Sepakat Dilucuti Bertahap

Menurutnya, pihaknya berupaya mencapai kesepakatan terbaik yang masih memungkinkan untuk diwujudkan.

“Negosiasi ini sulit dan berat, dan kami mencoba mencapai formula terbaik yang bisa dicapai,” kata Hamad.

Meski demikian, Hamad menegaskan Hamas tidak akan melaksanakan bagian dari kesepakatan tersebut apabila Israel tidak memenuhi kewajibannya.

Ia menyebut pelucutan senjata bergantung pada penarikan pasukan Israel dari Gaza serta kemajuan pembangunan kembali wilayah Palestina itu.

Baca Juga:
AS Gempur Iran Sembilan Malam Berturut-turut, Sasar Infrastruktur Militer Selat Hormuz

“Pelaksanaan kesepakatan bergantung pada komitmen Israel terhadap kewajibannya,” ujar Hamad. (*)