Gus Ipul Murka! 49 Pendamping Kemensos Dipecat, 500 Orang Diperingatkan, Kenapa?

Editor: Fiqih Arfani

17 Nov 2025 05:42

Headline

Thumbnail Gus Ipul Murka! 49 Pendamping Kemensos Dipecat, 500 Orang Diperingatkan, Kenapa?
Dok - Mensos Gus Ipul saat memberi sambutan di sela pemantauan pelaksanaan Sekolah Rakyat di Malang Raya. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Selama hampir setahun ini atau sejak awal Januari hingga menjelang Desember 2025, total 49 pendamping telah dipecat oleh Kementerian Sosial karena diduga tidak bekerja sesuai aturan yang ditetapkan.

Ini ditegaskan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf di sela kunjungan kerjanya saat memimpin dialog Kesejahteraan Sosial dan Sekolah Rakyat di Gedung Kesenian Darmoyudo, Kota Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, akhir pekan lalu.

Bahkan, menteri yang akrab disapa Gus Ipul tersebut mengungkapkan tahun ini ada hampir 500 orang pendamping diberikan peringatan pertama maupun kedua.

"Dengar baik-baik, sudah bukan waktunya lagi main-main, sudah bukan waktunya lagi membohongi Keluarga Penerima Manfaat, sudah bukan waktunya lagi membawa kartu dari Keluarga Penerima Manfaat," ujarnya.

Baca Juga:
Batal di Buring! Sekolah Rakyat Kota Malang Dipindah ke Arjowinangun, Lahan Hijau Jadi Penyebabnya

"Ingat, setiap bantuan harus sampai 100 persen kepada yang berhak menerima," tambah mantan Wali Kota Pasuruan tersebut.

Mensos menegaskan kepada pendamping untuk bekerja berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), terutama saat melakukan rekrutmen siswa Sekolah Rakyat.

"Karena ujung tombaknya adalah pendamping. Pendamping harus bekerja berdasarkan data. Datanya dilihat dulu baru didatangin. Dan dia harus di desil 1 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. Itu ada desil 1 sampai 10, dan yang bisa sekolah di sini adalah yang di desil 1, maksimal desil 2," kata Gus Ipul.

Kepada para pendamping, Gus Ipul juga menekankan untuk jujur dan tidak main-main dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Baca Juga:
PT Waskita Kebut Sekolah Rakyat di Tuban, Target Rampung Juni 2026

Wakil Gubernur Jatim periode 2009-2019 itu menyampaikan tidak boleh ada praktik kecurangan seperti suap, sogok atau titip-menitip dalam rekrutmen siswa.

"Maka itu tidak boleh ada yang main-main, yang bisa sekolah di sana (Sekolah Rakyat) adalah anak-anak yang memang dari keluarga yang tidak mampu, tetapi mereka tidak pernah malu terhadap keluarganya," kata dia.

Selain berperan dalam rekrutmen siswa, lanjut mensos, para pendamping juga harus terlibat di lapangan dalam mendampingi pemberdayaan orang tua siswa, sebagai bagian dari pengentasan kemiskinan terpadu.

"Anaknya sekolah, orang tuanya diberdayakan. Para pendamping nanti akan menemani dan membimbing," tutur Gus Ipul. (*)

Baca Sebelumnya

Ketik.com Wujudkan Gerakan “Andum Sitik Eding” Lewat Baksos di Bantul dan Sleman

Baca Selanjutnya

Festival Budaya dan Kuliner Indonesia di Duluth, Georgia, Sambut Ribuan Pengunjung

Tags:

Mensos Gus Ipul Pendamping Sekolah Rakyat

Berita lainnya oleh Fiqih Arfani

Program CKG di Jatim Tertinggi Kedua Nasional, Capaian JKN Tembus 97,71 Persen

15 April 2026 09:05

Program CKG di Jatim Tertinggi Kedua Nasional, Capaian JKN Tembus 97,71 Persen

Musrenbang Tak Sekadar Forum Tahunan! Gubernur Khofifah Ingatkan Perencanaan Pembangunan Harus Semakin Presisi  dan Kolaboratif

15 April 2026 07:57

Musrenbang Tak Sekadar Forum Tahunan! Gubernur Khofifah Ingatkan Perencanaan Pembangunan Harus Semakin Presisi dan Kolaboratif

Beranggotakan Profesor Perempuan Terbanyak se-Tanah Air, Muslimat NU Pecahkan 2 Rekor MURI

12 April 2026 14:32

Beranggotakan Profesor Perempuan Terbanyak se-Tanah Air, Muslimat NU Pecahkan 2 Rekor MURI

Ramah di Kantong Emak-Emak! Ini Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Murah ala Gubernur Khofifah

12 April 2026 13:55

Ramah di Kantong Emak-Emak! Ini Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Murah ala Gubernur Khofifah

Terbaik! Gubernur Khofifah Sudah 59 Kali Gelar Pasar Murah Jaga Stabilitas Harga Pangan

12 April 2026 13:20

Terbaik! Gubernur Khofifah Sudah 59 Kali Gelar Pasar Murah Jaga Stabilitas Harga Pangan

Berakhir Pekan di Surabaya! Luhut Pandjaitan: Selamat Datang di Dunia Tio, Cucu Opung

12 April 2026 13:00

Berakhir Pekan di Surabaya! Luhut Pandjaitan: Selamat Datang di Dunia Tio, Cucu Opung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar