KETIK, LAMONGAN – Pasar Murah ke-220 Tahun 2026 yang digelar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Alun-Alun Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan pada Minggu 1 November 2026 disambut antusias masyarakat.

Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi warga untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Suasana semakin meriah dengan pembagian sepuluh hadiah atau doorprize dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Pasar Murah tersebut juga menjadi upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dan daya beli masyarakat.

Sejumlah komoditas dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga di pasaran. Beras SPHP dijual Rp11.000 per kilogram dan beras premium Rp14.000 per kilogram. Gula pasir dibanderol Rp14.000 per kilogram sedangkan minyak goreng Rp13.000 per liter.

Cabai merah besar dan cabai rawit merah masing-masing dijual Rp5.000 per paket berisi 200 gram. Selain itu, telur ayam ras dijual Rp20.000 per kemasan, bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp6.000 per 250 gram, tepung terigu Rp10.000 per kilogram serta daging ayam ras Rp32.000 per kemasan.

Baca Juga:
Takziyah ke Keluarga Korban Tanah Longsor di Lumajang, Gubernur Khofifah Serahkan Santunan dan Bantuan Renovasi Rumah Terdampak

Khofifah menjelaskan bahwa Pasar Murah memiliki empat fungsi utama yaitu menjaga stabilitas harga bahan pokok, mempertahankan daya beli masyarakat, mendekatkan akses terhadap kebutuhan pokok serta memberikan ruang bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan pelaku usaha lokal untuk berkembang.

“Tujuan pertama dan utama dari Pasar Murah ini adalah untuk melakukan stabilisasi harga berbagai komoditas bahan pokok yang saat ini mulai merangkak naik di pasaran,” ujar Khofifah.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau tetapi juga mendukung pertumbuhan usaha lokal. Dengan keterlibatan UMKM secara berkelanjutan diharapkan terbentuk ekosistem ekonomi yang lebih kuat di masyarakat.

“Melalui Pasar Murah, kita tidak hanya menghadirkan bahan pokok dengan harga terjangkau tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan usaha lokal untuk tumbuh,” jelasnya.

Baca Juga:
Hadiri Senam Santri di Malang, Khofifah Ajak Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini

Di sela kegiatan, Khofifah menyapa warga dan meninjau stan yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok. Ia juga menyerahkan bantuan beras dan telur secara gratis kepada sejumlah lansia serta anak-anak yang hadir.

Salah satu warga yang mendapatkan doorprize adalah Eri, warga Kecamatan Paciran. Ia mengaku tidak menyangka memperoleh hadiah berupa kompor saat datang bersama istrinya untuk berbelanja.

Menurutnya, Pasar Murah sangat membantu masyarakat karena harga kebutuhan pokok yang ditawarkan lebih terjangkau. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar agar semakin banyak warga merasakan manfaatnya. (*)