Takziyah ke Keluarga Korban Tanah Longsor di Lumajang, Gubernur Khofifah Serahkan Santunan dan Bantuan Renovasi Rumah Terdampak

3 November 2026 13:03 3 Nov 2026 13:03

Vinida Shima, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Takziyah ke Keluarga Korban Tanah Longsor di Lumajang, Gubernur Khofifah Serahkan Santunan dan Bantuan Renovasi Rumah Terdampak

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memeluk dan menenangkan keluarga korban tanah longsor di Kabupaten Lumajang saat melakukan takziah pada Senin 2 November 2026. (Foto : Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, LUMAJANG – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi keluarga korban tanah longsor di Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang pada Senin, 2 November 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Khofifah menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan santunan dan bantuan material bangunan.

Khofifah menemui keluarga Imron Rosadi (40) dan putrinya, Hilya (9), yang meninggal dunia setelah tertimbun material longsor. Ia menyampaikan doa agar kedua korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Mudah-mudahan almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Seluruh khilafnya diampuni dan diterima seluruh amal baik serta dipanggil dalam keadaan husnul khotimah,” ungkap Khofifah.

Selain santunan dan bantuan sembako, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan bantuan material untuk mempercepat renovasi rumah warga yang terdampak. Bantuan tersebut berupa 75 sak semen Portland, 5.000 bata merah, 1.500 genteng dan 60 batang kayu balok.

Dalam kesempatan itu, Khofifah mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi peralihan musim kemarau ke musim hujan. Menurutnya, perubahan cuaca perlu diantisipasi karena sejumlah wilayah masih mengalami kekeringan sementara daerah lain mulai diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Ia menyebut hujan diprediksi berlangsung pada Desember hingga Februari. Namun, masyarakat tetap perlu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi khususnya tanah longsor di wilayah perbukitan dan lereng. Sejumlah daerah di Jawa Timur seperti Trenggalek, Malang dan Lumajang telah mengalami kejadian longsor.

Khofifah meminta pemerintah daerah hingga tingkat desa, RT dan RW memperkuat kesiapsiagaan serta komunikasi dengan masyarakat. Ia juga mengajak warga mengenali potensi bahaya di lingkungan masing-masing agar dapat melakukan evakuasi lebih dini jika muncul tanda-tanda bencana.

“Kewaspadaan berganda itu harus dilakukan oleh semua pihak, semua lini,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kehadiran Khofifah yang secara langsung menemui keluarga korban.

“Atas nama Pemkab Lumajang kami menyampaikan rasa terima kasih kepada Ibu Gubernur atas seluruh perhatian bagi warga kami di Lumajang,” pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Jawa timur Khofifah Indar Parawansa