Gong Xi Fa Cai! Imlek 2024 di Kelenteng Kota Surabaya Tanpa Bagi-Bagi Angpau dan Kue Keranjang

Jurnalis: Samsul HM
Editor: Mustopa

10 Feb 2024 08:23

Thumbnail Gong Xi Fa Cai! Imlek 2024 di Kelenteng Kota Surabaya Tanpa Bagi-Bagi Angpau dan Kue Keranjang
Dua orang pengurus kelenteng Boen Bio sedang sembayang memperingati Imlek 2024 (Foto: Munaroh for Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Gong Xi Fa Cai! perayaan Imlek 2024 di beberapa kelenteng di Kota Surabaya suasananya tak seramai tahun lalu. Hampir setiap kelenteng di Kota Pahlawan tidak mengadakan kegiatan yang meriah. 

Kegiatan bakti sosial (Baksos) kepada mereka yang membutuhkan juga ditiadakan. Begitupun dengan kegiatan bagi-bagi angpau dan kue keranjang.

Ibu Lisa, pengurus Kelenteng Hok An Kiong mengatakan, Imlek tahun ini hanya mengadakan sembahyangan. Acara ibadah peringatan Imlek dimulai sejak pagi hari pada Sabtu (10/02/24) 

“Di kelenteng Jalan Slompretan ini tidak ada kegiatan. Selesai ibadah, para jamaah langsung pulang ke rumah masing-masing,” katanya.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

Pantauan Ketik.co.id, jemaah kelentang setelah melakukan ritual ada yang bertemu sesama jamaah. “Gong Xi Fa Cai” kata seorang jemaah kepada jemaah yang lain.

Mereka mengucapkan salam khas orang Tionghoa saat Imlek ini, sambil mengepalkan dua tangan di dadanya. ”Xie Xie (terima kasih),” kata salah seorang jemaah yang lain.

Secara terpisah, Munaroh, pengurus kelenteng Boen Bio, Jalan Kapasan mengakui, Imlek tahun ini tidak ada kegiatan. Apalagi melibatkan banyak orang. 

Pengurus kelenteng menyadari bahwa peringatan Imlek tahun ini bertepatan dengan berakhirnya masa kampanye Pemilu 2024. ”Tanggal 14 Februari kan hari coblosan Pemilu”.katanya. 

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Apakah Imlek tahun ini ada pembagian angpau dan kue keranjang? Jawaban Ibu Lisa dan Munaroh sama. Mereka kompak mengatakan bahwa tidak ada kegiatan tersebut.

Munaroh mengatakan, di altar tempat sembahyangan tetap disediakan sesajen. Di altar tersebut terdapat nasi putih dua mangkok plus sumpit.

Di deretan depan disediakan beberapa jeruk manis, beberapa kue keranjang dan jenis makanan yang lain. “Kue keranjang yang kami sediakan beli di toko,” katanya menambahkan.

Sesajen waktu ritual memang harus dilengkapi dengan kue keranjang. Makna kue keranjang sangat dalam bagi orang Tionghoa. Kue keranjang yang berbentuk bulat melambangkan agar keluarga yang merayakan Imlek tetap bersatu dan kuat.

Kue keranjang selain bentuknya yang bulat, kue jenis ini rasanya manis. Saat kue ini disantap memiliki arti bahwa siapa yang makan selalu menyampaikan kata-kata yang manis kepada semua orang. 

Membuat kue keranjang hampir mirip dengan membuat dodol atau jenang. Kue keranjang memerlukan proses yang panjang. Mulai dari fermentasi tepung selama 10 hari sampai 12 hari. 

“Kue keranjang harus dikukus sampai 12 jam lamanya”, kata Ibu Ida, salah satu pengurus Kelenteng Boen Bio.

Imlek tahun ini masuk ke shio Naga. Namun, shio ini masih dilengkapi dengan elemen kayu. Nama lengkapnya menjadi Naga Kayu. Berdasarkan astrologi China, tahun Naga Kayu dimulai hari Sabtu, 10 Februari 2024 hingga 28 Januari 2025 mendatang. 

Shio Naga Kayu memiliki lambang kekuatan, kemakmuran, keberuntungan penuh kesuksesan. Shio Naga Kayu akan memberikan peluang perubahan yang akan membawa hoki.(*)

Baca Sebelumnya

Kenapa Pemilu Dilaksanakan pada Hari Rabu? Simak Penjelasannya!

Baca Selanjutnya

Lepas Distribusi Logistik Pemilu Tahun 2024, Ini Pesan Bupati Asahan

Tags:

Imlek 2024 Kelenteng Boen Bio surabaya Gong Xi Fa Cai

Berita lainnya oleh Samsul HM

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

12 April 2026 10:20

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

12 April 2026 06:45

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

8 April 2026 12:20

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

6 April 2026 18:14

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

5 April 2026 08:04

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

4 April 2026 17:00

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar