KETIK, ACEH SINGKIL – Dishub Aceh Singkil, dan PT Socfindo Kebun Lae Butar, turun kolaborasi bersama melaksanakan penimbunan pada sejumlah titik jalan rusak. Tujuannya guna mendukung kelancaran arus lalu lintas dan mengurangi risiko kecelakaan pengguna jalan.
Lokasi yang dilakukan penimbunan yakni Desa Tunas Harapan, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil. Kegiatan ini dipantau langsung Pengurus kebun, Erik Obaza .Barus, diwakili Askep Horas, yang turun kelokasi memastikan pekerjaan berjalan baik, dan membawa manfaat bagi pengguna jalan.
Kehadiran perusahaan dalam penimbunan jalan warga mendapat sambutan baik, dan apresiasi berbagai pihak.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh Singkil, Syam'un Nasution, mengatakan langkah tersebut dilakukan setelah pihaknya meninjau kondisi lalu lintas di kawasan sekitar SPBU yang kerap mengalami antrean kendaraan pengisian bahan bakar minyak (BBM).
Menurut Syam'un, Dishub sebelumnya mengupayakan pengalihan arus kendaraan melalui akses Gang Bencong untuk mengurangi kepadatan di sekitar SPBU. Namun, kondisi jalan alternatif tersebut dinilai belum memadai karena terdapat sejumlah lubang yang cukup dalam sehingga menyulitkan kendaraan, terutama saat berpapasan.
Baca Juga:
Malam-Malam Polres Aceh Singkil Gelar Razia Besar, Pengendara Motor dan Mobil Satu per Satu Diperiksa“Jalan alternatif ini menjadi penting untuk mendukung kelancaran lalu lintas saat terjadi antrean BBM. Karena kondisi jalannya rusak dan berpotensi menghambat mobilitas masyarakat, kami berkoordinasi dengan PT Socfindo untuk melakukan penimbunan,” kata Syam'un, Minggu, 26 Juli 2026.
Sebagai bentuk dukungan, PT Socfindo mengerahkan satu unit alat berat dan sejumlah truk pengangkut material guna meratakan serta menimbun badan jalan yang mengalami kerusakan.
Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan sekaligus membantu mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Gunung Meriah.
Syam'un menyampaikan apresiasi atas keterlibatan perusahaan perkebunan tersebut dalam mendukung kebutuhan masyarakat. Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan persoalan infrastruktur yang berdampak langsung pada aktivitas warga.
Baca Juga:
Satgas PPA Temukan Dugaan Revitalisasi di UPTD SPF SDN Kampung Baru Dimonopoli Kepsek“PT Socfindo selama ini cukup responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kami mengapresiasi dukungan yang diberikan sehingga penanganan jalan ini dapat dilakukan lebih cepat,” ujarnya. (*)