KETIK, MALANG – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menggelar karpet merah bagi penyelenggaraan event di Kota Malang. Demi menggenjot program 1000 event, pemerintah pun memberikan kemudahan perizinan bagi penyelenggara.

Wahyu menjelaskan program 1.000 event dinilai mampu mendongkrak sektor pariwisata dan juga perekonomian masyarakat. Tak hanya tempat-tempat pariwisata, sektor UMKM, kuliner, hingga penginapa juga terkena dampak dari semarak event yang digelar di Kota Malang.

"Salah satu program saya dengan Pak Wakil Wali Kota terkait dengan 1.000 Event. Ada multiplier effect yang dirasakan oleh Kota Malang, karena kita memberikan kemudahan-kemudahan kepada mereka yang mengadakan kegiatan-kegiatan di Kota Malang," ujar Wahyu, Kamis 16 Juli 2026.

Salah satu bentuk dukungan yang diberikan yakni mempercepat proses perizinan serta mempermudah koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) maupun pihak keamanan. Menurutnya, selama persyaratan yang dibutuhkan untuk menggelar event dapat dipenuhi, maka tidak ada alasan untuk mempersulit penyelenggara dalam mengurus perizinan. 

"Tentunya ini juga akan menjadi satu daya tarik bagi mereka-mereka yang datang ke Kota Malang, karena dengan kemudahan-kemudahan itu. Termasuk jika mereka minta untuk dibuka oleh Wali Kota, saya akan siap hadir, yang penting mereka mau mengadakan kegiatan di Kota Malang," tuturnya.

Baca Juga:
Setahun Lebih Kepemimpinan Wahyu Hidayat-Ali Muthohirin, DPRD Kota Malang Sayangkan Jabatan Strategis di Pemkot Belum Terisi

Selama ini banyak kegiatandi bidang olahraga, hiburan seperti konser, event kebudayaan, dan lainnya cukup masif diselenggarakan di Kota Malang. Para peserta tak hanya datang untuk mengikuti kegiatan yang berlangsung, namun juga menikmati seluk-beluk di Kota Malang.

"Ikut dirasakan oleh masyarakat Kota Malang, termasuk usaha-usaha yang terlibat di sana. Baik usaha hotel, transportasi, UMKM, kemudian juga dengan restoran, dan lain-lain," sebutnya. 

Wahyu menilai program 1.000 Event ini efektif dalam mendongkrak sektor pariwisata di Kota Malang. Terlebih Kota Malang memiliki beberapa kampung tematik yang banyak diserbu oleh wisatawan, seperti Kampung Heritage Kayutangan, serta Kampung Warna-Warni Jodipan.

"Kalau mengadakan kegiatan di Malang, kita tidak hanya datang ke event, tapi bisa menikmati pariwisatanya, kulinernya, oleh-olehnya. Contoh seperti Pasar Klojen dengan Pasar Oro-Oro Dowo. Lalu ke kampung tematik yang viral, mereka datang ke Kayutangan Heritage," pungkasnya. (*)

Baca Juga:
Dilengkapi Kartu Pengawasan, Dishub Kota Malang Pastikan Angkutan Pelajar Gratis Memenuhi Syarat