Gas 3 Kg di Abdya Diisukan Langka dan Harga di Atas HET, Tiga Agen Penyalur Dipanggil

Editor: T. Rahmat

25 Jul 2025 20:31

Thumbnail Gas 3 Kg di Abdya Diisukan Langka dan Harga di Atas HET, Tiga Agen Penyalur Dipanggil
Tabung LPG 3 kg di salah satu pangkalan gas, Selasa, 4 Februari 2025. (Foto: Dok Ketik)

KETIK, ACEH BARAT DAYA – Menanggapi keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan lonjakan harga Liquid Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (kg) bersubsidi, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) memanggil tiga agen penyalur gas subsidi untuk dimintai klarifikasi.

Pertemuan berlangsung pada Jumat, 25 Juli 2025  di Oproom Setdakab Abdya tersebut, difasilitasi oleh Tim Pengawasan Gas Subsidi Kabupaten Abdya yang berada di bawah Bagian Ekonomi Setdakab.

Hadir dalam pertemuan tersebut Plh Asisten II Setdakab Abdya Hamdi, Kepala Diskop UKM Perindag Zedi Saputra, Kabag Ekonomi Khazanah, Kabid Perdagangan T. Indra, Kabid Penegakan Hukum Satpol PP Ridwan, perwakilan Polres Abdya, serta perwakilan dari tiga agen penyalur, yaitu PT Suria Meukat Gah, PT Gah Lhee Kilo, dan PT Ujong Raja Kuala Batu.

Kepala Diskop UKM Perindag Abdya, Zedi Saputra, mengatakan bahwa dalam pertemuan itu pihaknya meminta penjelasan langsung dari para agen terkait distribusi gas subsidi yang dikeluhkan langka dan dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) di beberapa titik.

Baca Juga:
Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

“Menurut para agen, tidak ada kelangkaan gas elpiji di Abdya. Yang terjadi adalah kepanikan masyarakat yang menyebabkan penimbunan,” ujar Zedi.

Ia menjelaskan, kuota gas LPG 3 kg yang diberikan Pertamina untuk Abdya tahun 2025 mencapai 299 metrik ton atau setara 996.333 tabung. Dengan jumlah itu, seharusnya tidak terjadi kelangkaan jika distribusi berjalan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

Namun, kata Zedi, ditemukan bahwa beberapa pangkalan tidak menjalankan mekanisme penyaluran dengan benar, sehingga gas subsidi dijual tidak tepat sasaran, bahkan sampai ke tangan warga yang tidak berhak.

"Ada juga oknum masyarakat yang menimbun gas di rumahnya karena khawatir kehabisan,” tambahnya.

Baca Juga:
Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Jenu Tuban Mogok Kerja Dua Hari, Pertamina Patra Niaga Klaim Distribusi BBM Tetap Lancar

Terkait harga yang melebihi HET, Zedi menegaskan bahwa agen menyatakan harga resmi LPG 3 kg telah ditetapkan sebesar Rp 22.500 per tabung. Jika ditemukan harga di atas HET, kemungkinan dilakukan oleh pengecer ilegal di luar pangkalan resmi.

“Jika itu dilakukan oleh pangkalan resmi, maka Pertamina berhak mencabut izin operasional pangkalan tersebut,” tegas Zedi.

Untuk itu, Diskop UKM Perindag meminta agar para agen melakukan pengawasan ketat terhadap pangkalan di bawah naungannya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan penjualan gas subsidi di atas HET.

“Jika ada pelanggaran, laporkan ke agen agar dapat segera ditindaklanjuti dan dilakukan penindakan,” tutup Zedi. (*)

Baca Sebelumnya

Edukasi Bahaya Narkoba, BNN Kabupaten Malang Sudah Sasar 13.633 Masyarakat

Baca Selanjutnya

FTP UB Jadi Jujugan Rombongan FIKP Unhas untuk Benchmarking Menuju Zona Integritas

Tags:

Gas LPG LPG 3 kg Pangkalan LPG Pertamina Aceh Barat Daya abdya pemkab abdya Aceh Gas subsidi

Berita lainnya oleh T. Rahmat

Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

13 April 2026 12:33

Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

6 April 2026 18:43

PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

6 April 2026 08:00

Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

3 April 2026 19:13

Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

2 April 2026 14:43

Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

ATR/BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

1 April 2026 22:27

ATR/BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar