KETIK, TUBAN – Momentum Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan PT Pertamina (Persero) bersama Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu untuk memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat. Melalui kegiatan kurban, Pertamina dan FSPPB menyalurkan bantuan dua ekor sapi kepada lingkungan pesantren dan yayasan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Dua hewan kurban tersebut masing-masing diserahkan kepada Pondok Pesantren YPI Songolas di Karangtengah, Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan, serta Yayasan Asmoro Qondi di Kecamatan Palang.
Salah satu sapi kurban yang disembelih di Pondok Pesantren YPI Songolas menjadi perhatian warga. Sapi jenis Limosin dengan bobot sekitar 500 kilogram itu diperkirakan menghasilkan daging kurban dalam jumlah besar untuk para santri dan masyarakat sekitar pesantren.
Pengasuh Pondok Pesantren YPI Songolas Karangtengah, KH Nur Chamid, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pertamina Pusat dan FSPPB terhadap lingkungan pesantren di Kabupaten Tuban.
Menurutnya, bantuan hewan kurban tersebut menjadi bentuk sinergi yang terus terjalin harmonis antara perusahaan dengan kalangan pesantren dan masyarakat.
“Kami di sini saling mendoakan dan memberikan dukungan. Berkat peran Presiden FSPPB, jalinan silaturahmi antara Pertamina Pusat dengan lingkungan pesantren, khususnya para santri dan kiai, terus terjaga dengan baik dan berkelanjutan,” terang KH Nur Chamid, Rabu, 27 Mei 2026.
Daging Kurban dari Pertamina Pusat saat di bagikan kepada santri dan warga lingkungan pondok pesantren, Rabu 26 Mei 2026 (Foto : Ahmad Istihar/Ketik.com)
Ia menilai bantuan kurban tahun ini tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi para mustahik, tetapi juga menjadi bukti nyata kehadiran Pertamina di tengah masyarakat dan dunia pendidikan Islam.
Selain itu, KH Nur Chamid menegaskan peran Pertamina sangat penting dalam menjalankan amanah negara untuk menjaga kedaulatan energi nasional.
“Kami mendoakan dari pondok YPI Songolas sederhana ini, semoga Allah SWT menjaga seluruh karyawan, melancarkan setiap program, dan menjadikan Pertamina sebagai perusahaan yang membawa maslahat bagi bangsa,” imbuhnya.
Pihak pesantren berharap setiap bantuan yang disalurkan melalui ibadah kurban dapat menjadi amal ibadah dan amal jariyah bagi keluarga besar Pertamina maupun FSPPB.
“Semoga doa-doa dari pesantren membawa kelancaran bagi Pertamina dalam menjalankan usaha ketahanan energi nasional. Kami berharap Pertamina terus kokoh menjadi soko guru kemandirian energi dan swasembada energi nasional,” pungkasnya. (*)
