Florawisata Santerra Serap 90% Tenaga Kerja Warga Pujon Kabupaten Malang

Jurnalis: Sholeh
Editor: Gumilang

10 Jun 2025 12:15

Thumbnail Florawisata Santerra Serap 90% Tenaga Kerja Warga Pujon Kabupaten Malang
‎Karyawan Florawisata Santerra sedang membantu wisatawan mendarat di Wahana Rainbow Slide. (Foto: Sholeh/Ketik.co.id) ‎

KETIK, MALANG – Deatinasi Florawisata Santerra Delaponte di Desa Pandesari Kecamatan Pujon Kabupaten Malang menyerap tenaga kerja 90 Persen dari warga sekitar. 60 Persen diantaranya merupakan tenaga kerja dari Desa Pandesari Kecamatan Pujon.

‎Arif Kurnia, Humas Florawisata Santerra Delaponte menyampaikan saat ini ada 350 karyawan. Yangmana mayoritas adalah warga dari 10 Desa di Kecamatan Pujon.

‎"Dari Pandesari memang mayoritas. Tapi hampir semua desa ada yang menjadi karyawan di Santerra. Hingga Desa yang berbatasan langsung dengan kecamatan Ngantang pun ada, yaitu dari Dusun Dadapan Desa Bendosari," katanya, Selasa, 10 Juni 2025.

‎Pandesari merupakan Desa dengan populasi terbanyak di Kecamatan Pujon. Ada beberapa dusun di Pandesari . Yaitu, Sebaluh, Maron Sebaluh, Jurangrejo, Lor Sawah, Gesingan dan Pandesari Krajan.

Baca Juga:
Bikin Bangga! Sekda Kabupaten Malang Budiar Sabet Penghargaan Bergengsi PWI, Diakui hingga Tingkat Nasional

‎Tidak hanya menjadi karyawan atau pedagang, warga Desa Pandesari juga menjadi ojek wisata yang terkenal dengan Wisata Santerra tersebut.

Wisata Santerra kerapkali kali penuh oleh wisatawan. Sehingga, area parkir mobil dan bus bisa dipastikan juga penuh. hal ini mengharuskan wisatawan parkir di luar kawasan Santerra. Lebih tepatnya di area parkir yang dikelola warga sekitar.

‎Nah, Ojek wisata ini adalah jasa yang mengantarkan wisatawan dari tempat parkir yang dikelola warga tersebut menuju area Santerra. Dengan adanya, Ojek ini wisatawan tidak perlu berjalan kaki dan berpanas-panasan untuk masuk ke Santerra.

‎"Tukang ojek ini dikelola oleh komunitas warga sendiri. Namun, kami tetap memantau lewat desa maupun Koordinator terutama soal harga," jelas Arif.

Baca Juga:
Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

‎Arif menjelaskan, baik Santerra maupun warga menyepakati harga Rp5.000 perorang sekali Jalan. Ditegaskannya, Setiap kantong parkir yang dikelola warga sudah terkoneksi dengan Santerra.

Sementara untuk kordinator, rutin dievaluasi setiap bulan sebagai bentuk pengawasan. Pengawasan tersebut untuk meminimalisir adanya harga melebihi kesepakatan.

‎‎"Jadi harus tetap diawasi untuk kenyamanan wisatawan dan tukang ojek. Setiap kordinator kita beri alat komunikasi HT saat saat tempat penuh wisatawan, kita lempar ke kantong parkir yang dikelola warga," ujarnya.

Lebih lanjut, Arif menguraikan, saat ini ada tiga area parkir yang biasa untuk mangkal ojek wisata. Yaitu Rest Area Sebaluh, Depan Polsek, dan Lapangan Gantangan Pandesari.

"Kalau ramai sampai ada 150 tukang ojek warga sekitar. Mereka bisa bisa meraup 150 hingga 200 ribu sehari," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Bulan Juni Full Bersih Dusun dan Karnaval di Malang, Fenomena Sound Horeg Muncul Lagi

Baca Selanjutnya

Tegas! Bupati Bangkalan: Tak Ada Toleransi untuk Pungli di Sekolah

Tags:

Kabupaten Malang Florawisata Santerra Delaponte Wisata Desa Pandesari Kecamatan Pujon tenaga kerja

Berita lainnya oleh Sholeh

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

9 Desember 2025 20:30

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

9 Desember 2025 20:07

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

9 Desember 2025 15:58

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

9 Desember 2025 15:46

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

8 Desember 2025 17:00

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

8 Desember 2025 16:48

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend