KETIK, SAMPANG – Empat anggota legislatif dari Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sampang mengikuti Bimbingan Teknis Daerah (Bimtekda) yang diselenggarakan DPW PKS Jawa Timur. Kegiatan tersebut berlangsung pada 20–23 April 2026 di Grand Mercure Solo.
Bimtekda ini diikuti seluruh anggota legislatif PKS se-Jawa Timur, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Kegiatan mengusung tema Sinkronisasi Asta Cita dan Jatim Maju untuk Mewujudkan Pemerintahan Bersih, Pelayanan Publik Unggul, dan Kesejahteraan Rakyat Jawa Timur.
Anggota DPRD Sampang Fraksi PKS, Mahfud, mengatakan dirinya bersama tiga legislator PKS lainnya dari Sampang mengikuti kegiatan tersebut sejak 20 April hingga 23 April 2026.
"Fraksi PKS DPRD Sampang siap melayani masyarakat. Mari samakan frekuensi, ubah gagasan menjadi aksi. Bersama kita kuatkan komitmen untuk menghadirkan pemerintahan yang bersih, pelayanan publik unggul, dan kesejahteraan nyata bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya Kabupaten Sampang," ujarnya saat dikonfirmasi jurnalis Ketik.com, Selasa, 21 April 2026.
Baca Juga:
Anggota DPRD Kota Malang Asmualik Soroti Kesenjangan Kebutuhan Warga dan Program PemerintahSementara itu, Ketua Panitia Bimtekda, Puguh Wiji Pamungkas, menyampaikan tingkat partisipasi dalam kegiatan tersebut sangat tinggi. Dari total 109 anggota legislatif PKS se-Jawa Timur, sebanyak 107 orang hadir.
"Alhamdulillah, kehadiran hampir 100 persen. Ini menunjukkan komitmen kuat dari seluruh anggota dewan PKS untuk terus meningkatkan kapasitas dan memperkuat peran di tengah masyarakat," katanya.
Ia menjelaskan, Bimtekda kali ini menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya kegiatan bimbingan teknis bagi pejabat publik diselenggarakan di tingkat wilayah oleh DPW.
"Selama ini kegiatan seperti ini diselenggarakan oleh DPP. Jawa Timur menjadi penyelenggara kedua setelah Jawa Tengah. Ini menjadi kehormatan sekaligus tantangan bagi kami," jelasnya.
Baca Juga:
Dari Pebisnis ke Politisi, Kepercayaan Mengantar Asmualik ke DPRD Kota MalangMenurut pria yang akrab disapa Puguh itu, kegiatan ini menekankan pentingnya sinkronisasi arah kebijakan nasional dan daerah, khususnya dalam memahami konsep Asta Cita dalam konteks pembangunan di Jawa Timur.
"Seluruh legislator perlu memahami arah kebijakan pembangunan agar dapat menjadi bagian dari pilar pembangunan di daerah masing-masing," ungkapnya.
Ia menegaskan, Bimtekda tidak hanya menjadi forum pembelajaran, tetapi juga sarana memperkuat komitmen perjuangan para legislator PKS.
"Kita ingin memastikan bahwa pejabat publik PKS tidak hanya memiliki kapasitas, tetapi juga karakter. Tidak hanya bersih dan profesional, tetapi juga memiliki jiwa kenegaraan," tegasnya.
Selain menghadirkan narasumber dari internal partai, pemerintah, dan kalangan profesional, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antarlegislator PKS dari berbagai tingkatan.
"Ini momentum konsolidasi besar. Kita ingin seluruh anggota dewan PKS di Jawa Timur bergerak dalam satu irama dan visi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.
Ia berharap, melalui kegiatan ini, para legislator PKS semakin solid dan siap menghadapi tantangan ke depan, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
"Mudah-mudahan ikhtiar ini membawa keberkahan dan semakin menguatkan peran PKS dalam melayani rakyat," pungkasnya. (*)