KETIK, PACITAN – Dusun Nitikan, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pacitan, menjadi lokasi percontohan program Kampung Pangan Lestari di Kabupaten Pacitan.
Program ini mendorong kemandirian pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan rumah, pertanian terpadu, dan pengelolaan sampah.
Peluncuran program dilakukan Wakil Bupati Pacitan Gagarin Sumrambah di RT 02 RW 03, Dusun Nitikan, Desa Sukoharjo, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Gagarin membacakan sambutan Bupati Pacitan yang menekankan pentingnya membangun ketahanan pangan mulai dari lingkungan keluarga.
"Ini menjadi langkah strategis untuk menumbuhkan kemandirian pangan keluarga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Gagarin saat membacakan sambutan Bupati Pacitan.
Baca Juga:
Senggol L300 di Jalur Pacitan-Ponorogo, Pelajar 14 Tahun Tewas Terpelanting ke Sungai GrinduluProgram Kampung Pangan Lestari dirancang sebagai upaya membangun sistem pangan yang melibatkan warga sebagai pelaku utama.
Melalui konsep pertanian terpadu, masyarakat didorong memanfaatkan pekarangan rumah dan lahan yang tersedia untuk mendukung kebutuhan pangan keluarga.
Program ini juga mengintegrasikan pengelolaan sampah dengan konsep sirkular, sehingga pemanfaatan lahan dan pengelolaan lingkungan menjadi bagian dari satu sistem yang saling terhubung.
Pelaksanaan Kampung Pangan Lestari mengacu pada Surat Edaran Bupati Pacitan Nomor 600.4.21/615/408/45/2026 tentang Program Kampung Pangan Lestari.
Baca Juga:
Gandeng Ketik, Fatayat NU Pacitan Latih Kreator Dakwah Digital Lewat Pelatihan JurnalistikDusun Nitikan menjadi proyek percontohan yang diharapkan dapat dikembangkan dan diterapkan di desa maupun kelurahan lain di Kabupaten Pacitan.
Dengan keterlibatan aktif masyarakat, program ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.(*)