KETIK, JAKARTA – Hasil imbang tanpa gol yang diraih Timnas Inggris saat menghadapi Ghana pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 memunculkan cerita unik di luar lapangan.

Kapten The Three Lions, Harry Kane, yang gagal mencetak gol dikaitkan dengan klaim seorang dukun terkenal asal Ghana yang mengaku melakukan ritual khusus untuk "mengunci" ketajamannya.

Inggris harus puas berbagi angka setelah ditahan Ghana 0-0 di Boston Stadium, Rabu, 24 Juni 2026 dini hari WIB.

Dalam pertandingan tersebut, Harry Kane beberapa kali memperoleh peluang, termasuk kesempatan emas menjelang akhir laga, namun gagal mengonversinya menjadi gol.

Mandulnya Kane langsung menjadi sorotan media internasional.

Baca Juga:
ASN Nobar Piala Dunia 2026, Sekda Pacitan Wanti-wanti: Jangan Ngantuk saat Kerja

Terlebih, sehari sebelum pertandingan berlangsung, muncul pengakuan kontroversial dari Nana Kwaku Bonsam, seorang tokoh spiritual asal Ghana yang cukup dikenal di negaranya.

Dilansir dari Daily Mail, Bonsam mengaku sengaja melakukan ritual untuk mengganggu performa Harry Kane agar tidak mampu mencetak gol ke gawang Ghana.

Meski demikian, ia menegaskan ritual tersebut bukan untuk mencederai sang pemain, melainkan hanya untuk menghambat ketajamannya selama pertandingan berlangsung.

"Saya hanya ingin memastikan dia tidak bisa mencetak gol melawan Ghana," ujar Bonsam seperti dikutip sejumlah media internasional.

Baca Juga:
Duel Kunci Grup C: Brasil Hadapi Tantangan Disiplin Skotlandia

Nama Nana Kwaku Bonsam sendiri bukan kali pertama menjadi perbincangan dunia sepak bola.

Pada Piala Dunia 2014 lalu, ia pernah mengklaim bertanggung jawab atas cedera lutut yang dialami Cristiano Ronaldo menjelang turnamen di Brasil.

Klaim tersebut memang tidak pernah terbukti. Namun rekam jejak kontroversial itulah yang membuat pernyataannya terkait Harry Kane kembali menarik perhatian publik.

Di sisi lain, banyak pengamat menilai hasil imbang Inggris lebih dipengaruhi faktor teknis ketimbang hal-hal mistis.

Ghana tampil disiplin sepanjang pertandingan dan mampu meredam kreativitas lini serang Inggris yang diperkuat Kane, Jude Bellingham, hingga Phil Foden.

Meski gagal menang, Inggris masih memiliki peluang besar lolos ke babak berikutnya.

Namun hasil tersebut membuat tekanan terhadap Harry Kane semakin besar, mengingat sang kapten belum menunjukkan ketajaman terbaiknya pada Piala Dunia 2026.

Sementara itu, Ghana berhasil mencuri satu poin penting yang menjaga peluang mereka bersaing memperebutkan tiket fase gugur dari Grup L.(*)