KETIK, TEGAL – Kwartir Cabang (Kwarcab) Tegal menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarda Jawa Tengah 2026, sebuah tradisi dua tahunan dalam rangka menyambut Hari Pramuka ke-65 tingkat provinsi yang puncaknya digelar di Kabupaten Banyumas pada 10 September 2026. 

Kesiapan tersebut disampaikan pengurus Kwarcab Tegal saat menjadi narasumber dalam talkshow spesial di sebuah stasiun swasta, Sabtu, 5 September 2026.

Kabupaten Tegal memiliki keistimewaan dalam ajang ini, karena menerima estafet tunas kelapa dari dua arah perbatasan secara bersamaan, dari Kabupaten Brebes dan Kota Tegal, sebelum diteruskan menuju Kabupaten Pemalang.

“Kabupaten Tegal menerima tunas kelapa dari dua arah, yaitu Kabupaten Brebes dan Kota Tegal, yang selanjutnya diteruskan menuju Kabupaten Pemalang. ungkap Sekretaris Panitia ETK Kwarcab Tegal, Septi Kusumaputri.

"Seluruh pengurus di bawah kepemimpinan Ketua Kwarcab Tegal, Kak Nilna Almuna, sangat bersemangat dan telah berkoordinasi intensif bersama Pemerintah Kabupaten, TNI–Polri, Organisasi Perangkat Daerah, serta sekolah-sekolah untuk meramaikan ajang yang juga dinilai se-Jawa Tengah ini,” sambungnya.

Baca Juga:
APBD-P 2026 Kabupaten Tegal Turun, Bupati Ischak Pastikan Layanan Publik Tetap Optimal

Sekretaris Bidang Humas Kwarcab Tegal, Nurkhasan, menjelaskan rincian alur dan rute perjalanan pasukan ETK yang akan berlangsung selama dua hari, mulai Senin hingga Selasa, 8-9 September 2026.

Pada hari pertama, Senin 7 September 2026 pukul 11.00 WIB, prosesi timbang terima tunas kelapa dari Kwarcab Brebes kepada Kwarcab Tegal berlangsung di halaman Hotel Anggrek Asri, Jatibarang. 

Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Brebes selaku Ketua Mabicab Brebes kepada Bupati Tegal selaku Ketua Mabicab Tegal.

Selanjutnya, pasukan Pramuka Penegak, Pandega, dan Penggalang dari Kwarran Dukuhwaru membawa tunas kelapa berjalan kaki sejauh 10 kilometer melintasi Selapura, Blubuk, dan Gumayun. 

Baca Juga:
Pemkab Tegal Latih Aparatur Bahasa Isyarat, Perkuat Layanan Publik Inklusif untuk Penyandang Disabilitas

Timbang terima antar-kecamatan dilakukan di Gumayun kepada pasukan Kwarran Slawi, lalu berlanjut melalui Polresta Tegal, Jalan M.Y. Yamin, Sanggar Pramuka, hingga Jalingkos Pangkah.

Pukul 14.00 WIB, prosesi timbang terima dari Kota Tegal digelar di perbatasan Kecamatan Dukuhturi (Lapangan Pagongan), diserahkan oleh Sekda Kota Tegal kepada Ketua Penggerak PKK sekaligus Ketua Kwarcab Tegal. 

Pasukan dijadwalkan tiba di Sanggar Pramuka Pangkah pada pukul 16.00 WIB untuk persemayaman, dilanjutkan sarasehan dan diskusi bersama jajaran Mabicab, pengurus, serta anggota Pramuka Penegak pada malam hari.

Pada hari kedua, Selasa 8 September 2026 pukul 07.30 WIB, pasukan berangkat menuju Puskesmas Jatinegara menggunakan kendaraan angkut. 

Pada etape terakhir, tunas kelapa diarak jalan kaki oleh pasukan Kwarran Pangkah menuju SMPN 1 Jatinegara untuk diserahkan ke pasukan Kwarran Jatinegara, lalu berlanjut sejauh 1 kilometer ke Kali Rambut perbatasan Kabupaten Pemalang. 

Prosesi timbang terima terakhir dari Kwarcab Tegal kepada Kwarcab Pemalang dijadwalkan pukul 10.30 WIB, diwakili oleh Dandim 0712/Tegal kepada Kajari Pemalang.

Wakil Ketua Kwarcab Bidang Abdimas, Ruszaeni, menegaskan bahwa pergerakan pasukan sepanjang rute akan mendapat pengawalan ketat serta dukungan penuh guna menjamin keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.

“Sesuai moto Dharmaku Kubaktikan, Pramuka tidak bergerak sendiri. Kami berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar nilai-nilai sejarah, kedisiplinan, dan gotong royong dalam Estafet Tunas Kelapa ini dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kabupaten Tegal,” jelas Ruszaeni.

Kwarcab Tegal mengimbau masyarakat yang tinggal di sepanjang jalur lintasan untuk turut menyambut dan memeriahkan rombongan Estafet Tunas Kelapa Jawa Tengah 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.(*)