DPRD Surabaya Soroti Kasus Prostitusi Anak, Sebut Lemahnya Deteksi Dini

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

6 Agt 2025 18:36

Thumbnail DPRD Surabaya Soroti Kasus Prostitusi Anak, Sebut Lemahnya Deteksi Dini
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Abdul Ghoni Muklas Ni’am. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)

KETIK, SURABAYA – DPRD Surabaya mendesak Pemerintah Kota Surabaya untuk mengusut tuntas soal terbongkarnya kasus prostitusi anak di bawah umur oleh Polrestabes Surabaya.

Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Abdul Ghoni Muklas Ni’am, menyebut kasus tersebut tamparan keras bagi masyarakat Kota Pahlawan.

“Ini adalah kegagalan kita sebagai masyarakat dan negara dalam melindungi anak. Anak di bawah umur tidak seharusnya diperlakukan sebagai komoditas,” ujar Ghoni di Surabaya, Rabu 6 Agustus 2025.

Politisi PDI Perjuangan ini menilai kasus ini sebagai tamparan keras bagi sistem perlindungan anak di kota. Dia menyebut Pemkot harus segera bertindak memperkuat pengawasan sosial dan perlindungan remaja dari risiko eksploitasi.

“Ini menunjukan lemahnya deteksi dini di lingkungan dan keluarga. Harus ada langkah preventif yang terstruktur,” ujar mantan aktivis PMII ini.

Ghoni juga mendorong Pemkot melalui Dinas Pembedayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sertaPengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) untuk meningkatkan peran aktif dalam pengawasan sosial berbasis komunitas.

Menurutnya, pemetaan wilayah rentan dan edukasi seksual sejak dini harus segera diperluas.

“Kami di Komisi D mendesak adanya pembaruan strategi perlindungan anak. Surabaya tidak boleh lalai lagi dalam membaca tanda-tanda kerentanan seperti ini,” katanya.

Ghoni juga mengungkap minimnya program rehabilitasi sosial dan psikologis bagi korban eksploitasi seksual. Oleh karena itu, dia meminta agar Pemkot tidak hanya fokus pada aspek hukum, tetapi juga pemulihan martabat anak sebagai prioritas.

“Korban butuh perlindungan total, bukan hanya setelah kejadian tapi juga dalam proses pemulihan. Pemkot harus hadir penuh,” imbuhnya.

Kasus ini diungkap Unit PPA Polrestabes Surabaya setelah penyelidikan terhadap praktik prostitusi online yang melibatkan remaja. Polisi menemukan bukti bahwa pelaku yang juga masih remaja menjual pacarnya melalui aplikasi pesan instan kepada pria hidung belang.

Ghoni menegaskan bahwa peran pemerintah kota dalam perlindungan anak harus diperkuat tidak hanya secara administratif, tapi juga secara kultural dan edukatif. Ghoni menyebut kasus ini harus menjadi momentum pembenahan sistem.

“Kita sedang darurat moral. Tidak ada alasan menunda pembenahan total perlindungan anak di Surabaya,” pungkasnya.(*)

Baca Juga:
5 Kafe Estetik dan Ramah Kantong di Surabaya, Spot Nongkrong Kekinian yang Wajib Dicoba
Baca Juga:
Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati
Baca Sebelumnya

Pertanian hingga Jasa Berhasil Bawa Ekonomi Jatim Membaik, Ini Kata BPS

Baca Selanjutnya

Bakesbangpol Kota Batu Pastikan Tidak Ada Pengibaran Bendera One Piece

Tags:

DPRD Surabaya kasus prostitusi anak kasus prostitusi anak Surabaya Abdul Ghoni Komisi D DPRD Surabaya PDIP surabaya

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar