DPRD Kota Malang Pertanyakan Meningkatnya Proyeksi Belanja Pegawai 2025 Jadi Rp1 Triliun

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

28 Okt 2024 15:07

Thumbnail DPRD Kota Malang Pertanyakan Meningkatnya Proyeksi Belanja Pegawai 2025 Jadi Rp1 Triliun
Para fraksi DPRD Kota Malang mempertanyakan proyeksi belanja pegawai. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Proyeksi belanja pegawai di Kota Malang pada Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) tahun 2025 meningkat hingga Rp 1 triliun. Hal tersebut sempat dipertanyakan anggota DPRD Kota Malang karena dinilai terlalu tinggi. 

Pasalnya pada belanja pegawai 2023 realisasi anggaran mencapai Rp834.812.187.648. Hal tersebut menunjukkan peningkatan Rp140.060.062.934 menjadi Rp 1.132.312.895.589. 

Terdapat peningkatan sebesar 48,5 persen dari total belanja. Hal tersebut jauh dari amanat pasal 146 ayat 1 UU nomor 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD).

Dalam UU HKPD mengatur maksimal belanja pegawai ialah 30 persen dan disesuaikan secara bertahap hingga 2027. 

Baca Juga:
Ikuti Forum Reboan Kemendagri, Plt Wali Kota Madiun Sampaikan Isu Belanja Pegawai-KDMP

"Besar harapan kami, Pemkot Malang melakukan pemetaan lebih detail, jeli, kira-kira seperti apa proyeksi kepegawaian di tahun-tahun berikutnya. Umumnya belanja pegawai gak segampang itu dialihkan" ujar Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, Senin 28 Oktober 2024. 

Menurutnya anggaran tersebut harus dapat dialokasikan pada hal yang lebih urgen. Dikhawatirkan anggaran yang menggemuk itu berujung menjadi SILPA. 

"Jangan sampai SILPA lebih besar. Saya berharap anggaran itu bisa dialokasikan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat secara konkret," lanjutnya. 

Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan menjelaskan bahwa besaran belanja pegawai tersebut disebabkan oleh pengangkatan honorer menjadi PPPK, termasuk para guru. 

Baca Juga:
Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling

"Sudah kita minimalisir tetapi memang kebijakan pengangkatan honorer ke PPPK dan guru honorer itu memberikan kontribusi cukup besar," ujar Iwan. 

Terlebih Pemkot Malang tengah memberi perhatian dan penguatan terhadap pendidikan. Menurut Iwan sulit bagi Kota Malang mencapai porsi 30:70 untuk belanja daerah dan pembangunan. 

"Keterbukaan ketersediaan lapangan kerja, penguatan di dalam pendidikan juga jadi konsern kita. Walaupun dukungan terhadap tenaga honorer jadi hal yang sangat penting. Kita gak bisa mencapai apa yg diharapkan terkait 30:70 untuk belanja dan pembangunan," tutupnya.(*)

Baca Sebelumnya

Lima Inovasi Kabupaten Blitar Melaju ke Tahap Seleksi Presentasi Anugerah Inotek Award 2024 Jawa Timur

Baca Selanjutnya

KWB Bergizi Bergulir, Dukung Program Makan Siang Gratis

Tags:

Belanja Pegawai DPRD Kota Malang Kota Malang SILPA KUA PPAS

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H