DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Aziz Mahrizal

15 Apr 2026 19:41

Thumbnail DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi
Salah satu TPS di Kota Malang, tepatnya di kawasan Pasar Tawangmangu yang membutuhkan perbaikan segera. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang telah memetakan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang tak layak. Dari total 78 TPS yang dimiliki, 39 di antaranya berada dalam kondisi yang tidak layak dan membutuhkan perhatian.

Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran, menekankan pentingnya standarisasi TPS. Menurutnya, kondisi TPS yang tidak layak berpotensi mengganggu aktivitas warga sekaligus memicu ketidaknyamanan publik.

Raymond menyebutkan terdapat dua aspek yang seharusnya dimiliki oleh TPS di Kota Malang. Mulai dari ketersediaan atap sehingga membuat TPS lebih tertutup, dan juga fasilitas untuk menampung air lindi. Kedua hal tersebut diperlukan agar bau yang dihasilkan oleh sampah-sampah tidak sampai dirasakan oleh masyarakat.

"TPS harus dibuat lebih tertutup agar bisa mengurangi bau yang ditimbulkan. Termasuk fasilitas lindi, itu merupakan sistem pengolahan limbah air di TPS. Fasilitas lindi membuat cairan yang terkandung di sampah bisa diminimalkan karena itu salah satu penyebab bau," ujarnya, Rabu, 15 April 2026.

Baca Juga:
Bimbim Kenang Konser Pertama di Malang Tahun 1990: Dibayar Rp5 Juta dan Menginap di Hotel Pelangi

Foto Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran menjelaskan tentang kondis TPS di Kota Malang banyak yang tidak layak, diperlukan perbaikan. (Foto: Lutfia/Ketik.com)Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran menjelaskan tentang kondisi TPS di Kota Malang banyak yang tidak layak dan perlu perbaikan. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

Pemerintah Kota Malang secara konsisten melakukan revitalisasi TPS bertahap yang telah dimulai sejak 2025 lalu. Tercatat, sebanyak enam TPS berhasil dipoles melalui skema bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Keenam TPS tersebut berada di Jalan Muharto, Sulfat, Merjosari, Jalan Ikan Tombro, Jalan Kartini, dan Jalan Wilis. Masing-masing TPS mendapatkan bantuan perbaikan dari CSR senilai Rp200 juta.

Kendati telah dilakukan revitalisasi, masih terdapat TPS yang kurang layak yakni TPS yang berada di Jalan Wilis. Raymond menyebut TPS di Jalan Wilis masih belum dilengkapi dengan atap. Alhasil, DLH Kota Malang pun masih harus menambah anggaran untuk perbaikan.

Baca Juga:
Ratusan Riders Padati Jalanan Kota Malang Jelang Konser HS Slank di Rampal

"TPS yang ada di Jalan Wilis itu belum ada atap. Jadi meskipun sudah dengan CSR, kami harus menganggarkan tambahan anggaran," ungkap Raymond.

Raymond menegaskan bahwa persoalan TPS di Kota Malang ini masih menjadi PR yang harus segera diselesaikan. Pasalnya kondisi setengah TPS di Kota Malang yang tak layak ini disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya kerusakan di struktur bangunan.

"TPS kami total ada 78. Dari jumlah itu setengahnya butuh perbaikan karena kondisinya tidak layak. Kondisi yang tidak layak ini misalnya kondisi beberapa sisi di bangunan ternyata ada yang rusak," tutup Raymond.(*)

Baca Sebelumnya

Peluang Berkontribusi di Dunia Pendidikan, Pemkot Malang Buka Seleksi Anggota Dewan Pendidikan 2026–2030

Baca Selanjutnya

Bupati Anom Widiyantoro Apresiasi Pengembangan Wisata Alam Desa Penggarit Pemalang

Tags:

#DlhKotaMalang #PerbaikanTps #TpsKotaMalang #KotaMalang Gamaliel Raymond Hatigoran gamaliel raymond malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

19 April 2026 11:12

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

18 April 2026 18:16

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

18 April 2026 17:12

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

18 April 2026 15:52

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

17 April 2026 20:48

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

17 April 2026 20:30

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda