DKPP Bojonegoro Buka “Pasar” B’FOS di CFD, Promosikan Pangan Lokal dan Inovasi Teknologi Pertanian

Jurnalis: Sukiman
Editor: Fisca Tanjung

20 Apr 2026 13:16

Thumbnail DKPP Bojonegoro Buka “Pasar” B’FOS di CFD, Promosikan Pangan Lokal dan Inovasi Teknologi Pertanian
Foto bersama B’FOS juga sebagai sosialisasi teknologi pertanian yang sekarang dikembangkan oleh DKPP untuk pertanian Bojonegoro. (Foto: Humas Pemkab Bojonegoro)

KETIK, BOJONEGORO – Inovasi pemasaran sektor pertanian dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro. Saat Car Free Day (CFD) di seputaran alun-alun kota, DKPP menghadirkan inovasi bertajuk B’FOS (Bojonegoro Farm on the Street). Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk mempromosikan potensi pertanian lokal sekaligus mengedukasi masyarakat secara langsung.

Acara ini merupakan hasil sinergi nyata antara pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian—termasuk para penyuluh, Kelompok Tani (Poktan), dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)—dengan program strategis ketahanan pangan daerah.

Melalui B'FOS, berbagai komoditas unggulan mulai dari pangan segar, produk olahan, hingga produk pertanian non-pangan dipamerkan dan dijual langsung kepada konsumen.

Kepala DKPP, Zaenal Fanani, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pasar kaget, melainkan jembatan komunikasi antara produsen (petani) dan konsumen urban di Bojonegoro.

Baca Juga:
Tekan Kemiskinan, Pemkab Bojonegoro Distribusikan 65 Ribu Bibit Sayur lewat Program Mekar Ayu

"B'FOS adalah bukti nyata kolaborasi antara SDM pertanian yang terampil dengan semangat ketahanan pangan kita. Kami ingin menunjukkan bahwa produk lokal Bojonegoro memiliki kualitas yang luar biasa, atau istilahnya 'Jos Membanggakan'. Dengan membawa pertanian ke jalanan (CFD), kita memperpendek rantai pasok sehingga petani mendapat harga yang layak dan masyarakat mendapatkan produk yang segar serta berkualitas," ujarnya, Minggu, 19 April 2026.

Lebih lanjut, Zaenal menjelaskan bahwa B’FOS juga sebagai sosialisasi teknologi pertanian yang sekarang dikembangkan oleh DKPP untuk pertanian Bojonegoro. Sebagai Contoh Pengembangan padi Gamagora dengan perlakuan basillus, SP dengan tanam jajar legowo, mampu meningkatkan produktivitas. 

Selain itu, Zaenal Fanani juga menekankan pentingnya peran SDM pertanian dalam menjaga stabilitas pangan di tingkat kabupaten. Menurutnya, edukasi pertanian yang disisipkan dalam kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap produk lokal.

"Kami terus mendorong SDM pertanian kita untuk lebih inovatif dalam pengemasan dan pemasaran. B'FOS menjadi laboratorium hidup bagi mereka untuk berinteraksi langsung dengan pasar. Jika SDM-nya kuat dan kolaborasinya solid, maka kemandirian pangan Bojonegoro akan tetap terjaga dengan kokoh," tambahnya.

Baca Juga:
DKPP Pacitan Salurkan Bantuan Pangan ke 200 Warga, Tiap Penerima Dapat 15 Kg Sembako

Kegiatan B'FOS ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang mampu mendongkrak ekonomi kerakyatan, sekaligus mempertegas posisi Bojonegoro sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur. (*)

Baca Sebelumnya

Mantan Pemain Timnas Viral Aksi Tendang Kungfu, Karir Sepak Bola Terancam Sanksi Komdis PSSI

Baca Selanjutnya

Tak Berperikemanusiaan! Bayi Perempuan Ditemukan Tewas Dalam Kardus di Tengah Kota Malang, Polisi Buru Pelaku

Tags:

##dkppSdm ##produkUnggulanDkpp ##tingkatkanSdm ##pemkabBojonegoto. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian #Bojonegoro Farm on the Street #B’FOS #Kepala DKPP Zaenal Fanani

Berita lainnya oleh Sukiman

PDAM Tirta Buana Bojonegoro Raih Predikat Top BUMD Award, Inovasi Digital Jadi Perhatian

20 April 2026 14:14

PDAM Tirta Buana Bojonegoro Raih Predikat Top BUMD Award, Inovasi Digital Jadi Perhatian

Makin Seru! Pantes Budal Bojonegoro Kembali Digelar, Makin Gayeng dengan Penampilan Campursari Moroseneng

19 April 2026 10:40

Makin Seru! Pantes Budal Bojonegoro Kembali Digelar, Makin Gayeng dengan Penampilan Campursari Moroseneng

Wisuda Unigoro, 163 Sarjana Baru Diharap Mampu Ciptakan Lapangan Kerja

18 April 2026 20:41

Wisuda Unigoro, 163 Sarjana Baru Diharap Mampu Ciptakan Lapangan Kerja

Wabub Bojonegoro Nurul Azizah sebut Pramuka sebagai Mitra Pembangunan

18 April 2026 20:29

Wabub Bojonegoro Nurul Azizah sebut Pramuka sebagai Mitra Pembangunan

Gelar Halalbihalal dan Peringati Hari Kartini, DWP Diknas Bojonegoro Gelar Lomba Busana Kebaya

17 April 2026 16:08

Gelar Halalbihalal dan Peringati Hari Kartini, DWP Diknas Bojonegoro Gelar Lomba Busana Kebaya

PJI Bojonegoro Gelar Musyawarah Rutin dan Halalbihalal, Siapkan Program Listrik Gratis untuk Warga Kurang Mampu

16 April 2026 23:21

PJI Bojonegoro Gelar Musyawarah Rutin dan Halalbihalal, Siapkan Program Listrik Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend