KETIK, BOJONEGORO – Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro terus memperkuat sinergi dengan jajaran kepolisian selama pelaksanaan program TMMD di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Sebagai wujud kebersamaan, Satgas TMMD menggelar kegiatan anjangsana ke rumah anggota Polsek Kedungadem, Aiptu Hartono, yang berada di Dusun Pereng RT 11 RW 05, Desa Kesongo, Selasa, 21 Juli 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin Peltu Lasuri. Selain menjadi ajang silaturahmi, kunjungan itu juga bertujuan mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus memperkuat koordinasi antara TNI dan Polri dalam mendukung kelancaran pelaksanaan TMMD ke-129.
Peltu Lasuri mengatakan, hubungan yang harmonis antara TNI dan Polri menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan TMMD di lapangan. Menurutnya, sinergi yang terbangun selama ini perlu terus dijaga agar koordinasi antaraparat semakin solid.
"TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan dan memperkuat sinergitas TNI-Polri. Melalui anjangsana ini, kami ingin menjaga hubungan baik yang selama ini sudah terjalin," ujarnya.
Sementara itu, Aiptu Hartono mengapresiasi kunjungan yang dilakukan personel Satgas TMMD. Ia menilai kekompakan TNI dan Polri menjadi modal utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sekaligus mendukung percepatan pembangunan melalui program TMMD.
"Semoga sinergitas yang sudah terjalin ini terus terjaga, sehingga seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-129 di Desa Kesongo dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ungkap Aiptu Hartono.
Suasana anjangsana berlangsung hangat dan penuh keakraban. Pertemuan tersebut menjadi bukti kuatnya soliditas TNI dan Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kebersamaan yang terus terjaga, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro berharap seluruh program pembangunan di Desa Kesongo dapat berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat. (*)
