KETIK, LEBAK – Semangat kolaborasi lintas sektor kembali diperkuat di Kabupaten Lebak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak bersama jajaran Batalyon Infanteri TP 840/Golok Sakti (Yonif TP 840/Golok Sakti) menggelar pertemuan strategis guna mematangkan rencana pelaksanaan bakti sosial skala besar, Selasa, 14 April 2026.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Eka Darmana, didampingi Kepala Bidang SDK, Farmasi, dan POM, Endang Komarudin. Turut hadir Komandan Batalyon Yonif TP 840/Golok Sakti, Brama Fathayasa, bersama Danki Kes Ahmad Baidhowi serta tokoh agama Cak Alif.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut membahas rencana pelaksanaan khitanan massal dan pengobatan gratis bagi masyarakat di sekitar lingkungan Batalyon Golok Sakti.
“Kami menyatukan visi. Urusan kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab bersama. Dengan fasilitas yang dimiliki Batalyon dan dukungan tenaga medis dari Dinkes serta PPNI, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik secara cuma-cuma,” ujar Eka Darmana kepada wartawan.
Baca Juga:
Peringati Hari Kartini 2026, IDI dan DWP Lebak Gelar Seminar Kesehatan dan Skrining Kanker GratisMenurutnya, kegiatan bakti sosial ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan di daerah.
Sementara itu, Danyon Yonif TP 840/Golok Sakti, Brama Fathayasa, menegaskan komitmen TNI dalam mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Keberadaan kami di sini harus dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Bakti sosial ini adalah salah satu cara kami membuktikan bahwa TNI dan rakyat tak terpisahkan,” tegasnya.
Dalam pembahasan teknis, Danki Kes Ahmad Baidhowi bersama Endang Komarudin mulai memetakan kebutuhan logistik medis, kesiapan tenaga kesehatan, serta estimasi jumlah peserta. Keterlibatan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Lebak dipastikan akan memperkuat pelaksanaan di lapangan, terutama dalam kegiatan khitanan massal.
Baca Juga:
Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan, Pemkab Lebak Konsultasikan Tindak Lanjut Evaluasi AKIP 2025 di Kementerian PANRBTokoh agama, Cak Alif, turut memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Ini bukan sekadar bantuan medis, tetapi juga bentuk kepedulian kemanusiaan dan spiritual yang dapat mempererat kerukunan masyarakat,” ujarnya.
Rencananya, kegiatan bakti sosial ini akan digelar dalam waktu dekat dengan memanfaatkan fasilitas Markas Batalyon Golok Sakti sebagai pusat pelayanan. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata serta menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah, TNI, dan elemen masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan publik.(*)