Dilantik Jadi Wakil Ketua Dewan Pertimbangan, Ini Harapan MUI Jabar Kepada Bupati Bandung Selaku Zuama*

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

28 Jan 2026 08:39

Thumbnail Dilantik Jadi Wakil Ketua Dewan Pertimbangan, Ini Harapan MUI Jabar Kepada Bupati Bandung Selaku Zuama*
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat dilantik jadi pengurus Dewan Pertimbangan MUI Jabar di BalePakuan Kota Bandung, Selasa (28/1/26). (Foto:Iwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna dilantik menjadi Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat (MUI Jabar) masa khidmat 2025-2030 di Bale Pakuan, Kota Bandung, Selasa (27/1/2026). 

Turut menyaksikan pelantikan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan, Wagub Jabar Erwan Setiawan, Sekda Jabar Herman Suryatman dan jajaran Forkompimda Jabar lainnya.

Pelantikan Kang DS oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI KH Anwar Iskandar ini berbarengan bersama pengurus MUI Jabar lainnya yaitu Ketua MUI Jabar Aang Abdullah Zein dan Sekretaris Umum MUI Jabar Jamjam Erawan. 

"Selamat kepada Bapak Dr. HM Dadang Supriatna, SIP, MSi yang telah terpilih menjadi Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Jawa Barat Masa Khidmat 2025-2030," ucap Sekum MUI Jabar Jamjam Erawan seusai pelantikan. .

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

"InsyaaAllah kehadiran beliau di Dewan Pertimbangan ini akan memberikan warna tersendiri dalam mengoptimalkan peran MUI sebagai pelayan umat dan mitra strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat," imbuh Sekum.

Menurut Jamjam, kehadiran Bupati Kang DS sesuai dengan fungsi MUI merupakan wadah berhimpunnya para ulama, zuama dan cendikia untuk melaksanakan amanah agung sebagai pelayan ummat dan mitra strategis pemerintah. 

"Dan beliau saat ini sebagai zuama, sebagai Bupati Bandung tentu sangat diharapkan kontribusi pemikiran dan pengalaman beliau yang telah lengkap pernah menjadi kepala desa, legislator dan sekarang eksekutif sebagai Bupati Bandung periode kedua," jelas Jamjam.

Karena menurutnya tantangan MUI sekarang berbeda dengan MUI sebelumnya. "Kita membutuhkan kolaborasi dan sinergi pemikiran dan kontribusi semua kekuatan yang ada dalam MUI ini menuju Jawa Barat Istimewa," tandas Jamjam.

Baca Juga:
Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Pihaknya memohon doa, support dan dukungan tulus ikhlas dari semua warga Jawa Barat untuk pengurus MUI periode baru ini. Karena MUI sebagai pewaris tugas risalah kenabian mempunyai amanah yang agung dalam melayani ummat sekaligus mitra strategis pemerintah guna menjaga kemaslahatan dan keutuhan ummat serta memperkuat pondasi NKRI saat ini dihadapkan pada tantangan yang jelas berbeda dadi sebelumnya.

"Tantangan MUI sekarang narasi agama berbicara bukan hanya dari mimbar ke mimbar, tetapi sudah lewat layar; algoritma kadang lebih didengar daripada ulama, potongan video lebih dipercaya daripada sanad keilmuan," ungkap Jamjam. 

Bahkan masalah terbesar MUI hari ini bukan semata-mata perbedaan mazhab, tetapi krisis otoritas ; umat dibanjiri ceramah instan, hukum agama viral, dan kesimpulan keagamaan yang lahir tanpa disiplin ilmu. 

"Jika MUI tidak segera beradaptasi, tidak masuk ke ruang-ruang baru ; media sosial, diskursus publik, isu lingkungan, ekonomi, teknologi. Maka eksistensi majelis ulama hanyalah sebuah lembaga statis yang kehilangan wibawa," kata dia.

Dalam ranah kebijakan publik, suara agama sering dipanggil ketika masalah sudah membesar, bukan saat arah sedang ditentukan, MUI kerap ditempatkan sebagai pemberi legitimasi, bukan penentu moralitas kebijakan sejak awal.

Jamjam menegaskan, MUI harus mampu membuktikan menjadi penjaga nalar sehat keagamaan, penuntun etika publik, sahabat generasi muda, penggerak ekonomi umat, dan mitra kritis pemerintah.

"Maka MUI bukan hanya relevan, tetapi menjadi kebutuhan peradaban Jawa Barat Istimewa," pungkas Sekum MUI Jabar.(*)

Baca Sebelumnya

Kayu Hanyut dari Banjir Besar Aceh Segera Dimanfaatkan untuk Pemulihan Pascabencana

Baca Selanjutnya

Kades Melirang Klarifikasi Sengketa Lahan 116 Hektare dengan PT BIP, Warga Masih Menolak

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA kang ds MUI MUI JABAR sekum mui jabar

Berita lainnya oleh Iwa AS

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar