Didukung LMDH dan KTH, Perhutani KPH Blitar Berantas Tebu Liar

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Muhammad Faizin

14 Sep 2023 15:18

Thumbnail Didukung LMDH dan KTH, Perhutani KPH Blitar Berantas Tebu Liar
Administratur Perum Perhutani KPH Blitar, Muklisin, S.Hut. bersama jajaran setelah penandatanganan kesepakatan kerja sama, Kamis (14/9/2023) (foto: Favan/ketik.co.id)

KETIK, BLITAR – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blitar bersama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Blitar saat ini terus memasifkan pergerakan untuk memberantas tebu ilegal di wilyah Blitar. Untuk mencapai tujuan itu, kerjasama dengan berbagai pihak gencar dilakukan.

Setelah tempo hari mengadakan kegiatan pembahasan dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) penyelesaian pemanfaatan kawasan hutan yang tidak prosedural pada kawasan Lodoyo, kini kegiatan yang sama diadakan di Balai Desa Ngembul, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, Kamis (14/9/2023).

Administratur Perum Perhutani KPH Blitar, Muklisin, saat kegiatan menjelaskan, dukungan dari para lembaga masyarakat desa hutan (LMDH) dan kelompok tani hutan (KTH) di wilayah Binangun sangat patut diberikan apresiasi. Bahkan, perwakilan dari pihak pabrik gula pun turut hadir dalam kegiatan.

"Alhamdulillah setelah kemarin kita sudah teken kerja sama dengan berbagai pihak di daerah lodoyo, hari ini deal juga dari para pengelola atau penggarap lahan tebu di wilayah Binangun sepakat menandatangani kerja sama dengan Perhutani dalam mengembalikan fungsi hutan dari yang sebelumnya menjadi lahan tebu liar. Ini sebagaimana dengan aturan yang telah dijelaskan dalam kegiatan hari ini," ujar Muklisin.

Baca Juga:
Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

Muklisin juga menegaskan bahwa upaya penyelamatan uang negara dari pendapatan negara bukan pajak (PNBP) maupun bagi hasil akan diupayakan dengan optimal. Melalui seleksi dari koperasi yang akan mewadahi dan menjembatani antara pengelola tebu dengan Perhutani.

"Tentunya kita akan seleksi betul-betul, karena kita ingin adanya nilai tambah lebih bagi petani. Contoh tadi ada yang mengatakan harga tebu dijual Rp 40 ribu, padahal sampai pabrik gula harganya bisa sampai Rp 90 ribu. Gap-nya kan tinggi nih. Kami ingin koperasi yang punya kepedulian untuk mengangkat pendapatan masyarakat," tegas Muklisin.

Koperasi yang akan kerja sama dengan Perhutani, sambung Muklisin, tentu harus memiliki Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) hasil usaha pertanian dan kehutanan. Kemudian, hal yang tak kalah penting adalah, kemampuan bayar dan profesionalisme koperasi itu sendiri.

Foto Administratur Perum Perhutani KPH Blitar, Muklisin, S.Hut. bersama para pengelola lahan tebu saat sesi tanya jawab, Kamis (14/9/2023) (foto: Favan/ketik.co.id)Administratur Perum Perhutani KPH Blitar, Muklisin, S.Hut. bersama para pengelola lahan tebu saat sesi tanya jawab, Kamis (14/9/2023) (foto: Favan/ketik.co.id)

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

"Tentu koperasi harus punya KBLI di bidangnya. Terus nanti kita akan bedah dan telaah kemampuan bayarnya seperti apa. Kembali lagi, yang saya kedepankan adalah profesionalismenya, kita cek track record-nya seperti apa," ujarnya.

Hingga kini belum ada koperasi yang melakukan kerja sama dengan Perhutani. Pihak Perhutani sendiri sangat terbuka jika ada koperasi yang ingin mengajukan kesiapan untuk bekerja sama terkait upaya Perhutani dalam menata ulang pengelolaan hutan di Kabupaten Blitar.

"Sementara ini sudah ada yang mengajukan, tapi belum sampai tahap kerja sama. Kami sangat terbuka bila ada koperasi-koperasi yang ingin bekerja sama. Tapi yang pasti kita akan seleksi kemampuannya, dan frekuensinya harus sama dengan kami. Karena mohon maaf, saya menaruh kepercayaan uang negara nanti akan ada banyak disana (koperasi). Karena nanti yang memotong sharing dari koperasi itu," pungkas Muklisin. (*)

Baca Sebelumnya

Pakai Mobil INCAR, 373 Pengendara Motor di Kota Malang Kena Tilang ETLE

Baca Selanjutnya

Kerja Sama dengan ACFE, Khofifah Ingin ASN Bersih dari Korupsi

Tags:

Perum Perhutani Perhutani Blitar Kabupaten Blitar Kesatuan Pemangkuan Hutan

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

15 April 2026 12:41

Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

15 April 2026 09:23

PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar