Demam Jadi TKI Meroket di Pacitan, Negara Ini Jadi Incaran, Minat Mendaftar?

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Muhammad Faizin

14 Agt 2024 12:10

Thumbnail Demam Jadi TKI Meroket di Pacitan, Negara Ini Jadi Incaran, Minat Mendaftar?
Potret warga Pacitan yang meninggalkan keluarga untuk menjadi TKI di luar negeri. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Minat warga Pacitan untuk menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) melonjak.

Itu terlihat dari meningkatnya jumlah penduduk yang memilih melamar jadi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).

Data dari Dinas Ketenagakerjaan dan Perdagangan (Disdagnaker) Pacitan menunjukkan tren peningkatan jumlah dalam beberapa tahun terakhir.

"Jumlah CPMI asal Pacitan terus naik," jelas Kepala Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Perdagangan, dan Tenaga Kerja (Disdagnaker) Pacitan, Supriyono, Rabu (14/8/2024).

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Menurut catatannya, sebelum pandemi, jumlah CPMI setempat antara 100-150 orang. Kini membaik, saat tahun 2023, yakni mengalami lonjakan hingga 200 orang.

Disusul tahun 2024 ini sudah ada sekitar 70 CPMI.

"Tersendatnya saat pasca pandemi, karena ada pembatasan maksimal 100 orang," terangnya kepada Ketik.co.id

Menurutnya, fenomena ini telah berlangsung lama pun mendorong warga di sekitar untuk ikut mencoba peruntungan bekerja di luar negeri.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

"Paling tinggi sebagai kantor TKI itu, ada Kecamatan Tegalombo, Bandar, Kebonagung, dan Tulakan. Saat ini, minat bekerja di luar negeri juga mulai meningkat di kecamatan-kecamatan lain," tambahnya.

Ditanya soal negara favorit, ia menyebut Taiwan dan Hong Kong adalah tujuan andalan bagi pekerja perempuan, sementara Malaysia, khususnya di sektor perkebunan kelapa sawit, menjadi pilihan utama bagi pekerja laki-laki.

"Yang perempuan banyak diterima jadi asisten rumah tangga ART," bebernya.

Tak hanya tergiur gaji yang tinggi, tetapi juga karena banyaknya kebutuhan akan tenaga kerja di negara-negara tersebut, terutama untuk perawat lansia, asisten rumah tangga (ART), dan pekerja pabrik.

"Juga banyak yang melihat tetangganya sukses ketika kembali dari luar negeri," sambungnya.

Menyadari hal itu, pihaknya telah berupaya membantu masyarakat agar tidak kesulitan mencari pekerjaan. Salah satu upayanya, menggelar pelatihan untuk membekali usia produktif dengan berbagai keterampilan.

"Pada akhirnya kembali kepada pilihan masyarakat," tandasnya.

Lebih lanjut, Disdagnaker Kabupaten Pacitan secara aktif melakukan pembinaan kepada para PMI, termasuk memberikan sosialisasi untuk memilih Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang kredibel bukan tipu-tipu. (*)

Baca Sebelumnya

Pelarangan Jilbab Paskibraka, Puguh Pamungkas Sebut Cederai Pancasila

Baca Selanjutnya

Pengamat Sebut Wahyu Hidayat Ideal Dipasangkan dengan Fuad di Pilkada Kota Malang

Tags:

pacitan TKI Pacitan CPMI Pacitan Pekerjaan Migran Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar