Dedikasi Terakhir Kepala SDN 1 Tualang Cut Aceh Tamiang, Wakasek: Kami dan Polri Komitmen Lanjutkan Semangatnya

Jurnalis: Helman Gusti Fandaya
Editor: Aziz Mahrizal

6 Jan 2026 11:37

Thumbnail Dedikasi Terakhir Kepala SDN 1 Tualang Cut Aceh Tamiang, Wakasek: Kami dan Polri Komitmen Lanjutkan Semangatnya
Personel Polda Aceh membersihkan SDN 1 Tualang Cut, Aceh Tamiang, pascabanjir. (Foto: Helman Gusti Fandaya/ketik.com)

KETIK, ACEH TAMIANG – Lumpur sisa banjir masih menyelimuti ruang kelas SDN 1 Tualang Cut, Manyak Payed, Aceh Tamiang. Di tengah kelelahan dan duka pascabencana, para guru tetap berjibaku membersihkan material lumpur guna memastikan siswa dapat kembali belajar pada 5 Januari 2026.

Di antara lantai lembap dan dinding yang berlumur lumpur, Wakil Kepala SDN 1 Tualang Cut, Ervita Handayani, memimpin para guru dan staf membersihkan sekolah. Meski hanya menggunakan peralatan seadanya, mereka berjibaku membersihkan sisa banjir ruang demi ruangan agar sekolah siap digunakan kembali.

Kesedihan itu kian terasa karena perjuangan ini sejatinya adalah perjuangan bersama kepala sekolah mereka tercinta. Sosok yang sejak awal begitu berharap sekolahnya kembali pulih. 

Namun, takdir berkata lain. Dalam kondisi sakit, beliau tetap menyimpan harapan besar dan menyambut kabar bantuan dengan senyum dan rasa syukur.

Baca Juga:
Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

“Waktu itu saya sampaikan bahwa Polres Langsa dan Polsek Tualang Cut akan membantu,” kenang Ervita dengan suara lirih. “Beliau sangat senang. Walaupun saat itu beliau sedang sakit.”

Bantuan Polri menjadi titik terang di tengah keputusasaan. Personel Polres Langsa bersama Polsek Tualang Cut serta satu peleton Brimob datang dengan jumlah yang cukup banyak. Mereka menyingsingkan lengan baju, mengangkat lumpur dari ruang kelas, perpustakaan, dan jalur masuk sekolah. 

Meja, kursi, serta buku-buku yang basah diangkat ke halaman sekolah. Semua dilakukan dengan penuh kepedulian, seolah sekolah itu adalah milik mereka sendiri.

Di tengah hiruk-pikuk pembersihan, sebuah pemandangan yang menggetarkan hati terjadi. Kepala SDN 1 Tualang Cut, meski dalam kondisi kesehatan yang menurun, memaksakan diri hadir. 

Baca Juga:
PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

Dengan langkah pelan dan tubuh yang lemah, beliau ikut turun membersihkan lumpur bersama guru dan personel Polri. Tidak banyak kata yang diucapkan, namun keteladanan dan cintanya pada sekolah terpancar jelas dari setiap yang dilakukan. Momen terakhir pengabdian beliau.

Tak lama berselang, sebelum sekolah benar-benar pulih sepenuhnya, Kepala SDN 1 Tualang Cut berpulang ke pangkuan-Nya. Ia pergi tanpa sempat menyaksikan sekolahnya kembali bersih dan siap untuk menyambut tawa anak-anak didiknya. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam yang masih terasa hingga hari ini.

Meski diliputi kesedihan, perjuangan harus tetap dilanjutkan. Berkat bantuan Polri dan kegigihan para guru, perlahan sekolah kembali bersih. Seluruh ruangan berhasil dituntaskan. Meski tanpa kelengkapan meubelair, semangat untuk menyambut siswa tetap menyala.

Alhamdulillah, ruangan sudah bersih semua,” ujar Ervita dengan mata berkaca-kaca. “Walaupun nanti anak-anak mungkin harus lesehan, insyaallah kami siap.”

Ia juga menegaskan bahwa di hari-hari awal masuk sekolah, yang terpenting bukanlah pelajaran akademik, melainkan memulihkan hati dan mental anak-anak yang juga terdampak bencana.

“Mengajak mereka bermain, tertawa, menghilangkan trauma. Walaupun hanya dua atau tiga jam, itu sudah cukup berarti,” tuturnya pelan.

Puncak emosi tak terbendung ketika Ervita menyampaikan ucapan terima kasih. Suaranya bergetar, air mata jatuh satu per satu.

“Maaf,” ucapnya lirih. “Kepala sekolah kami tidak sempat mengucapkan terima kasih secara langsung. Saya mewakili beliau yang sudah meninggal dunia, dan seluruh guru SDN 1 Tualang Cut, mengucapkan terima kasih kepada Mabes Polri dan seluruh jajaran Polri yang telah membantu kami.”

Tangis pun pecah.

“Terima kasih karena telah menolong kami di saat paling sulit. Terima kasih karena sudah peduli pada sekolah kami dan anak-anak kami. Teruslah berbuat baik untuk masyarakat,” ucapnya.

Perjuangan SDN 1 Tualang Cut bukan hanya tentang membersihkan lumpur. Ini adalah kisah tentang cinta pada pendidikan, tentang pengabdian yang tak sempat selesai, dan tentang harapan yang tetap hidup meski air mata terus mengalir. 

Sebuah perjuangan yang kini dilanjutkan dengan doa, kenangan, dan semangat dari sosok kepala sekolah yang telah berpulang, demi masa depan anak-anak yang menanti di balik pintu sekolah. (*)

Baca Sebelumnya

Resmi! Soraya Intercine Rilis Teaser 5 cm: Revolusi Hati, Siap Ajak Penonton Nostalgia

Baca Selanjutnya

Prabowo: PDIP Boleh di Luar, Tapi Tetap Kerja Sama

Tags:

polda aceh Polri SDN 1 Tualang Cut tualang cut Aceh Tamiang Aceh Banjir Aceh

Berita lainnya oleh Helman Gusti Fandaya

6 Siswa SMAN 3 Sinabang Lolos SNBP PTN Ternama di Aceh

3 April 2026 17:23

6 Siswa SMAN 3 Sinabang Lolos SNBP PTN Ternama di Aceh

27 Siswa SMA Negeri 2 Sinabang Lulus SNBP 2026

2 April 2026 15:03

27 Siswa SMA Negeri 2 Sinabang Lulus SNBP 2026

Kades Sigulai Sampaikan Klarifikasi Terkait Pemberitaan yang Menyerang Ihya Ulumuddin

29 Maret 2026 15:26

Kades Sigulai Sampaikan Klarifikasi Terkait Pemberitaan yang Menyerang Ihya Ulumuddin

Bupati Aceh Timur Dialog dengan Warga Pelalu, Soroti Lambannya Progres Huntara

29 Maret 2026 10:27

Bupati Aceh Timur Dialog dengan Warga Pelalu, Soroti Lambannya Progres Huntara

Kepala Dinas Sosial Simeulue Temui Korban Pembakaran Rumah di Tanjung Raya

28 Maret 2026 15:41

Kepala Dinas Sosial Simeulue Temui Korban Pembakaran Rumah di Tanjung Raya

Pemkot Langsa Mulai Penyaluran Bantuan Rumah Rusak Tahap I melalui Rekening BSI

26 Maret 2026 09:06

Pemkot Langsa Mulai Penyaluran Bantuan Rumah Rusak Tahap I melalui Rekening BSI

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar