KETIK, JEMBER – Kabar membanggakan datang dari UIN KHAS Jember. Salah satu alumninya, Fakih Imam Kurnain, S.HI, berhasil lolos dalam seleksi nasional Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) tahun 2026.
Fakih, lulusan Program Studi Hukum Keluarga Islam angkatan 2005, dinyatakan lulus berdasarkan pengumuman resmi Panitia Seleksi Calon Hakim Ad Hoc PHI Nomor 19/Pansel/Ad Hoc PHI/IV/2026 yang dirilis pada 13 April 2026 oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung RI.
Pria kelahiran Bondowoso, 16 Februari 1985 itu menjadi satu dari 81 kandidat terpilih yang akan bertugas menangani perkara perselisihan hubungan industrial di lingkungan peradilan Indonesia.
Ia mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut setelah melewati serangkaian seleksi ketat yang diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah.
“Alhamdulillah, ini berkat doa orang tua, keluarga, para guru, dan dosen. Semoga saya bisa menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dalam menegakkan keadilan di bidang hubungan industrial,” ujarnya, Selasa (23/4/2026).
Baca Juga:
Ribuan Kursi Menanti, UIN KHAS Jember Buka Seleksi UM-PTKIN 2026Sebelum lolos sebagai calon hakim ad hoc, Fakih dikenal aktif di dunia advokat melalui Perhimpunan Advokat Indonesia. Ia juga berperan sebagai pembina Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Jember, serta pernah terlibat di Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Islam (LKBHI) saat masih menempuh studi.
Rekam jejaknya yang panjang, mulai dari advokat hingga konsultan hukum, menjadi bukti kapasitas lulusan Fakultas Syariah dalam bersaing di level nasional.
Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Dr. Wildani Hefni, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Fakih menjadi bukti nyata bahwa lulusan Fakultas Syariah memiliki kompetensi kuat, baik secara akademik maupun profesional.
“Ini menunjukkan bahwa lulusan kami mampu menembus posisi strategis di lembaga peradilan dan memiliki daya saing tinggi,” ujarnya, Kamis (23/6/2026).
Baca Juga:
Dari Kampus ke Jurnal Nasional: Dua Mahasiswi PGMI UIN KHAS Jember Lulus Tanpa SkripsiIa berharap prestasi tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa dan alumni lainnya untuk terus berkembang serta berkontribusi dalam penegakan hukum di Indonesia.
“Semoga amanah ini membawa keberkahan dan menjadi jalan pengabdian bagi bangsa, khususnya di bidang hukum ketenagakerjaan,” pungkasnya. (*)