Dagangan Sepi, Penjual Terompet di Pacitan Murung-Suram

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Muhammad Faizin

25 Des 2023 06:51

Headline

Thumbnail Dagangan Sepi, Penjual Terompet di Pacitan Murung-Suram
Samin (80) nampak termenung menatap dagangannya yang tak dilirik pembeli. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2024, biasanya penjual terompet kebanjiran pembeli. Namun, tahun ini di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur kondisinya justru sebaliknya. Dagangan mereka sepi peminat.

Salah satu penjual terompet di Pertigaan Depan Pasar Arjowinangun Pacitan, Samin (80), mengaku omzetnya turun hingga 50 persen dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ia hanya mampu menjual sekitar 80 terompet hingga saat ini. Padahal, biasanya ia bisa menjual hingga 200 terompet.

"Tahun ini cukup sepi. Mungkin karena pembeli mulai tidak tertarik dengan mainan tradisional" kata Pria sebatang kara asal Kelurahan Giriharjo, Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri, Minggu (24/12/2023) petang.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Kakek empat cucu itu mengaku sudah berusaha untuk menarik minat pembeli dengan menawarkan berbagai macam terompet dengan harga terjangkau. Namun, usahanya belum membuahkan hasil.

Foto Samin (80) kakek penjual trompet asal Kelurahan Giriharjo, Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Samin (80) kakek penjual terompet asal Kelurahan Giriharjo, Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

"Saya sudah jual terompet dengan harga mulai dari Rp10 ribu hingga Rp15 ribu. Tapi, tetap saja sepi," ujarnya.

Kendati demikian, Samin akan tetap menjual terompet tradisionalnya hingga berakhirnya momentum tahun baru. Baru setelah itu ia akan kembali ke kampung halaman.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

"Kalau malam saya tidur di emperan Toserba Luwes. Insyaallah, untuk saat ini tak bertahan jualan disini sampai tahun baru. ," ujarnya.

Dia mengatakan, pesaing terompet tradisional ialah jenis terompet berbahan plastik buatan pabrik. Harganya Rp25 ribu - Rp35 ribu.

"Kalau jenis terompet plastik di daerah-daerah mulai laris, karena tidak mudah koyak," terangnya.

Ia mengaku sedih melihat sepinya pembeli terompet tradisional. Ia khawatir jika tren ini terus berlanjut, maka terompet tradisional akan semakin tergusur oleh terompet plastik buatan pabrik.

"Terompet tradisional ini kan asli buatan pengrajin rumahan. Sayang sekali jika hilang begitu saja," ucapnya. (*)

Baca Sebelumnya

Jumlah Penumpang Bus di Terminal Pacitan Naik 10 Persen Jelang Nataru

Baca Selanjutnya

Alfamidi Buka Banyak Kesempatan Kerja, Ambil Peluangnya!

Tags:

Penjual Trompet di Pacitan pacitan Nataru Perayaan tahun baru malam pergantian tahun terompet

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar