KETIK, PALEMBANG – Seorang perempuan berinisial DLAB diamankan polisi setelah diduga menusuk suaminya, Anton (32), hingga meninggal dunia di depan Masjid At-Taqwa, tepat di depan Kantor Inspektorat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Senin 21 September 2026.
Anton yang diketahui bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengalami sejumlah luka tusukan pada bagian tubuh dan wajah. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Kasubbid Penmas Polda Sumsel Kompol I Putu Suryawan mengatakan, peristiwa tersebut terjadi. Sebelum kejadian, pelaku yang merupakan istri korban datang menemui korban sambil membawa anak mereka yang masih berusia tujuh bulan.
"Pelaku datang menemui korban di kantornya dengan maksud meminta uang untuk keperluan pengobatan anak mereka yang sedang sakit. Kemudian terjadi cekcok antara pelaku dan korban," kata Kompol I Putu Suryawan.
Menurut Putu, berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap saksi dan tersangka, pelaku telah membawa sebilah pisau di dalam tasnya saat mendatangi korban.
Baca Juga:
Sekda Halson: Sinergi OPD dan Disiplin ASN Kunci Wujudkan Target Pemkab Lebak"Setelah terjadi cekcok, pelaku kemudian mengambil pisau yang sebelumnya dibawa di dalam tas dan melakukan penusukan terhadap korban beberapa kali," ujarnya.
Penusukan tersebut mengenai sejumlah bagian tubuh korban hingga akhirnya korban terjatuh dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Usai melakukan aksinya, pelaku kemudian pergi menuju Kantor Inspektorat. Petugas kepolisian yang berada di sekitar lokasi kemudian mengamankan pelaku beserta barang bukti.
Polisi turut mengamankan sebilah pisau dengan panjang sekitar 30 sentimeter serta pakaian yang dikenakan korban sebagai barang bukti.
Baca Juga:
Bupati Brebes Tegaskan Pejabat Tak Perlu Takut Ambil Keputusan Selama Sesuai AturanPutu menambahkan, jenazah korban telah menjalani proses pemeriksaan dan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara.
Sementara itu, tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Satreskrim Polres OKI.
"Untuk tersangka dan barang bukti sudah diamankan. Saat ini penyidik Satreskrim Polres OKI masih melakukan proses penyidikan lebih lanjut untuk melengkapi berkas perkara," jelasnya.
Dalam perkara tersebut, polisi masih mendalami motif dan rangkaian kejadian secara menyeluruh, termasuk keterangan saksi serta hasil pemeriksaan terhadap tersangka.
Polres OKI bersama Polsek Kayuagung telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyidikan.(*)