Cegah Nyawa Melayang, Bumil di Pacitan Diingatkan Periksa Minimal 6 Kali

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

8 Mar 2024 07:14

Thumbnail Cegah Nyawa Melayang, Bumil di Pacitan Diingatkan Periksa Minimal 6 Kali
Kepala Dinkes Pacitan, dr Daru Mustiko Aji saat berbicara terkait Bumil di Pacitan, diingatkan untuk rutin memeriksakan janinnya semasa kehamilan minimal 6 kali. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Penurunan angka kematian ibu dan bayi menjadi fokus utama Kementerian Kesehatan saat ini. Di Pacitan, Jawa Timur ibu hamil (bumil) diingatkan untuk rutin memeriksakan janinnya selama kehamilan minimal enam kali.

Hal ini disampaikan dr. Daru Mustiko Aji, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan.

"Penurunan angka kematian ibu dan bayi merupakan indikator utama kerja dari Kementerian Kesehatan. Segala upaya dilakukan oleh jajaran kesehatan untuk mencapai indikator tersebut," ujar dr. Daru kepada ketik.co.id, Jumat (8/3/2024).

Salah satu upaya yang wajib dilakukan adalah dengan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan minimal 6 kali selama masa kehamilan.

Baca Juga:
Tropicana Slim Dorong Remisi Diabetes Melalui Beat Diabetes 2026

"Pemeriksaan kehamilan minimal 6 kali sangat penting untuk dilakukan dalam rangka mencegah kematian ibu dan bayi," tegas dr. Daru.

Pemeriksaan kehamilan dapat membantu mendeteksi dini komplikasi kehamilan, sehingga dapat segera ditangani dengan tepat. 

Beberapa hal yang diperiksa pada saat pemeriksaan kehamilan, yakni tekanan darah, berat badan, tinggi fundus uteri, denyut jantung janin.

Sedangkan, untuk pemeriksaan laboratorium, dilakukan cek hemoglobin, leukosit, trombosi, HBsAg, HIV, dan gula darah.

Baca Juga:
Pasien Faskes di Pacitan Melonjak Pascalebaran, ISPA dan Diare Dominasi Kasus

"Penting juga dilakukan pemberian vitamin masa kehamilan, seperti asam folat, kalsium, zat besi, serta USG minimal 2 kali, pada trimester 1 dan trimester 2," terangnya.

Daru mengungkapkan, manfaat dari pemeriksaan kehamilan teratur adalah untuk mendeteksi dan menangani komplikasi kehamilan sedini mungkin, seperti preeklamsia, diabetes gestasional, dan anemia.

Lalu, tambah dia, memantau pertumbuhan dan perkembangan janin, mempersiapkan ibu untuk persalinan yang aman dan sehat. Tentunya, guna meningkatkan peluang ibu dan bayi untuk hidup sehat.

Dinkes Pacitan menghimbau kepada seluruh ibu hamil di Kabupaten Pacitan, untuk melakukan pemeriksaan kehamilan minimal 6 kali di fasilitas kesehatan terdekat, tak lupa juga mengkonsumsi makanan bergizi seimbang.

Termasuk, istirahat yang cukup, menghindari stres, serta tidak merokok maupun minum-minuman beralkohol.

“Dengan pemeriksaan kehamilan yang rutin, diharapkan dapat menekan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Pacitan,” pungkas dr. Daru. (*)

Baca Sebelumnya

Di BRI Microfinance Outlook 2024, Menkeu Sri Mulyani Apresiasi Keberadaan AgenBRILink

Baca Selanjutnya

Gagal Nyaleg, Anisa Bahar Kembali Fokus ke Dunia Entertainment

Tags:

kesehatan BUMIL DI PACITAN CEGAH KEMATIAN BAYI

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

11 April 2026 23:22

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

11 April 2026 19:06

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar