Bupati Situbondo Luncurkan Logo Harjakasi ke-207, Ajak Masyarakat Luar Daerah Main ke Situbondo

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: Aziz Mahrizal

28 Jul 2025 10:05

Thumbnail Bupati Situbondo Luncurkan Logo Harjakasi ke-207, Ajak Masyarakat Luar Daerah Main ke Situbondo
Bupati dan Wabup Situbondo dialog interaktif dengan kepala desa dan camat se-Kabupaten Situbondo secara virtual saat launching logo Harjakasi ke-207 di pendopo kabupaten, Minggu, 27 Juli 2025. (Foto: Heru Hartanto/ketik)

KETIK, SITUBONDO – Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, didampingi Wakil Bupati Ulfiyah, secara resmi meluncurkan logo Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-207. Acara yang digelar pada Minggu malam, 27 Juli 2025 ini sekaligus menjadi momen untuk mengajak masyarakat untuk "Agustus Main ke Situbondo."

Peluncuran logo ini dilaksanakan secara hybrid, diikuti oleh seluruh camat dan kepala desa se-Kabupaten Situbondo secara virtual, serta dihadiri langsung oleh kepala OPD Pemkab Situbondo dan pengusaha di pendopo. Dalam kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Situbondo memaparkan asal-usul Kabupaten Situbondo.

“Kabupaten Situbondo sudah berganti nama sebanyak tiga kali. Pertama Kabupaten Besuki, Kedua Kabupaten Panarukan dan yang sekarang Kabupaten Situbondo,” jelas Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menceritakan tentang asal usul sejarah Kabupaten Situbondo.

Ia menambahkan, terkait sejarah Besuki, terdapat dua versi yang beredar di masyarakat.

Baca Juga:
Gaji 4 Bulan Belum Cair, Perangkat Desa Kayu Putih Situbondo Akhirnya Kembali Buka Pelayanan

“Terkait sejarah Besuki ada dua versi. Tapi, hal ini tentu perlu adanya konfirmasi sejarah, tetapi tidak apa-apa ini saya gelindingkan karena sudah menjadi wacana umum. Pada jaman dulu ada seorang pengusaha Cina bernama Ba Su Ki, sehingga membuat nama Ba Su Ki ini cukup dikenal pada zaman dulu,” kata Bupati Situbondo yang akrab dipanggil Mas Rio.

Mas Rio menjelaskan bahwa Ba Su Ki, yang merupakan keturunan Tionghoa, mungkin menjadi identitas baru yang terkenal hingga saat ini sebagai Besuki.

“Itu salah satu versi sejarah tidak perlu disalahkan, tapi kita juga perlu menguji kebenarannya. Karena sejarah selalu bercerita tentang para penguasa. Siapa yang berkuasa, maka dia yang akan terus mendongengkan kepada siapa pun, sehingga hal itu dianggap sebuah kebenaran,” ujar Mas Rio.

Terlepas dari perdebatan sejarah, Mas Rio melanjutkan, identitas Kabupaten Situbondo saat ini telah didefinisikan dan ditetapkan oleh para pemimpin serta tokoh-tokoh, bahwa sejarah lahirnya Situbondo dimulai dari Kabupaten Besuki, yakni 15 Agustus 1818.

Baca Juga:
Rutin! Plt Wali Kota Madiun Nggowes Cek Kondisi di Lapangan

“Terkait Logo Harjakasi ke-207 tahun 2025 ini merujuk dari lahirnya Kabupaten Besuki 15 Agustus 1818. Logo Harjakasi ke-207 tahun 2025 melambangkan berbagai kekayaan tradisi seperti Ancak Agung, Petik Laut, Arebba, Memaca, Tajin Sora dan lain sebagainya,” jelas Mas Rio.

Adapun tiga warna yang dipilih melambangkan Kabupaten Situbondo bisa menjadi rumah bagi siapa pun antar suku, bangsa dan agama. 

“Warna Orange melambangkan semangat masyarakat Situbondo yang penuh gairah, ramah, dan terbuka terhadap perubahan serta kunjungan dari luar,” jelasnya.

Sedangkan warna hijau, kata Mas Rio, melambangkan kesuburan, kedamaian dan pertumbuhan yang mewakili kekayaan alam Situbondo dari pegunungan, ladang hingga hutan dan pantai.

Untuk warna Ungu, jelas Mas Rio, melambangkan kemewahan, kebijaksanaan dan identitas lokal yang menjadi simbol kearifan lokal, budaya luhur, serta kebanggaan akan warisan sejarah dan nilai-nilai masyarakat Situbondo. 

“Agustus Main ke Situbondo salah satu tema yang kita angkat dalam peringatan Harjakasi ke-207 tahun ini,” katanya.

Karena pada bulan Agustus ini, imbuh Mas Rio, banyak sekali pertunjukan unik dan menarik yang diselenggarakan dan bisa disaksikan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Situbondo maupun masyarakat luar kabupaten Situbondo. “Ayo, Agustus Main ke Situbondo,” ajak Bupati Situbondo. (*)

Baca Sebelumnya

Kapolri Nikmati Kupi Khop di Stan Bhayangkari Aceh

Baca Selanjutnya

Bupati Asahan Gelar Acara Pisah Sambut Dandim 0208

Tags:

launching Logo Harjakasi Bupati dan Wabup Situbondo Ajak masyarakat Bermain ke Situbondo Mas Rio

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

14 April 2026 13:25

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

13 April 2026 23:45

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

13 April 2026 09:00

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

12 April 2026 13:00

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

12 April 2026 10:40

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

10 April 2026 19:38

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar