Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

Editor: Gumilang

16 Apr 2026 10:00

Thumbnail Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran
Juru Bicara PDIP Kabupaten Malang Busilan. (FOTO: PDIP Kabupaten Malang)

KETIK, MALANG – ‎Polemik pelantikan Ahmad Dzulfikar Nurrahman putra Bupati Malang sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup daerah setempat terus bergulir dan menjadi perbincangan publik. 

Anggota DPRD Kabupaten Malang  Busilan dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, saat dimintai keterangan oleh awak media akhirnya angkat bicara, menilai kritik yang berkembang perlu ditempatkan secara rasional dan proporsional.

‎Menurut Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, ini menegaskan bahwa publik tidak seharusnya menilai seseorang semata dari latar belakang keluarganya, melainkan dari kapasitas dan rekam jejak yang dimiliki.

‎“Kalau ukuran kita adalah siapa orang tuanya, maka sejak awal kita sudah menggeser diskusi dari merit sistem menjadi sentimen. Ini berbahaya bagi logika publik,” ujar Busilan dalam 0ernyataanya, Kamis, 16 April 2026.

‎Lebih lanjut ia kemudian menyampaikan bahwa setiap manusia memiliki takdir yang tidak bisa dipilih sejak lahir. Termasuk Ahmad Dzulfikar Nurrahman yang dilahirkan di Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang.

‎“Setiap manusia punya takdirnya masing-masing. Saudara Ahmad Dzulfikar Nurrahman tidak pernah diberi pilihan ingin lahir di Gondanglegi, kalau beliau diberi pilihan mungkin dia minta dilahirkan di Solo. Karena kalau di solo bisa jadi Wapres, berhubung di Gondanglegi ya cukup sebagai Kepala Dinas. Tapi apakah karena itu kemudian haknya untuk mengabdi harus dipersempit? Kalau logikanya seperti itu, kita sedang menghukum orang karena garis lahirnya, bukan karena kualitas dirinya,” tegasnya.

‎Dengan nada satir, politisi yang akrab disapa Cak Bush ini bahkan menyindir cara berpikir yang menurutnya terlalu menyederhanakan persoalan.

‎“Kalau menjadi anak kepala daerah otomatis dianggap tidak layak, mungkin ke depan kita perlu bikin aturan baru: anak pejabat sebaiknya tidak usah sekolah tinggi-tinggi, tidak usah berkarier, supaya tidak dicurigai saat berprestasi,” ucapnya.

‎Dari sisi kapasitas, Busilan menilai Ahmad Dzulfikar Nurrahman memiliki kualifikasi yang tidak bisa diabaikan. Ia diketahui merupakan lulusan doktoral Ilmu Lingkungan dari Universitas Brawijaya dengan predikat cumlaude.

‎“Secara akademik, ini bukan profil yang bisa dianggap biasa. Gelar doktor dengan predikat cumlaude menunjukkan kapasitas intelektual yang teruji,” kata cak Bush.

‎Selain itu, dari sisi karier birokrasi, pria yang akrab disapa Avie tersebut disebut telah meniti jalur sebagai Aparatur Sipil Negara jauh sebelum ayahnya menjabat sebagai Bupati Malang.

‎“Kariernya sebagai ASN dimulai sebelum ayahnya menjadi bupati. Artinya, proses profesionalnya tidak lahir dari kekuasaan hari ini. Justru akan menjadi tidak adil kalau hanya karena dia anak bupati, haknya untuk menduduki jabatan struktural kemudian dihambat,” lanjutnya.

‎Cak Bush juga menekankan bahwa hingga saat ini tidak ada indikasi pelanggaran aturan dalam proses pengangkatan tersebut. Semua tahapan disebut berjalan sesuai dengan mekanisme yang berlaku dalam sistem birokrasi.

‎“Jangan sampai opini publik dibangun seolah-olah ada aturan yang dilanggar, padahal faktanya tidak demikian. Kritik itu penting, tapi harus berbasis data, bukan asumsi,” ujarnya.

‎Menutup pernyataannya, Politisi dengan kumis tebal ini menyampaikan penegasan yang menjadi garis sikap terkait polemik ini.

‎“Yang terpenting dalam proses pengangkatan Saudara Ahmad Dzulfikar Nurrahman sebagai Kepala Dinas adalah tidak ada satu pun aturan yang diubah, tidak ada regulasi yang direkayasa, dan tidak ada proses hukum yang ditempuh di MK hanya untuk membuka jalan. Semua berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya. (*)

Baca Juga:
Apresiasi Prestasi LKS Jatim 2026! Kadisdik Aries Beri Penghargaan Peraih Medali dari Malang dan Kota Batu
Baca Juga:
Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM
Baca Sebelumnya

KONI Jatim Kerja Sama dengan Rumah Sakit, Pastikan Perlindungan Kesehatan Atlet Lebih Optimal

Baca Selanjutnya

Dari Data ke Aksi: Bondowoso Matangkan Strategi Tekan Kemiskinan

Tags:

Berita Kabupaten Malang Berita Malang Bupati Malang Kabupaten Malang PDIP

Berita lainnya oleh Gumilang

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

16 April 2026 11:30

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

16 April 2026 10:00

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

15 April 2026 16:30

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

15 April 2026 06:26

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

15 April 2026 05:00

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

14 April 2026 22:43

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H