KETIK, BONDOWOSO – Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid bersama Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i melakukan kunjungan langsung ke Dusun Biser, Desa Gubrih, Kecamatan Wringin, Jumat, 24 April 2026.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Rombongan pemerintah yang terdiri dari kepala OPD, asisten, staf ahli, camat, hingga unsur kepolisian dan pemerintah desa disambut antusias warga.

Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung.

Dalam kegiatan itu, pemerintah daerah menyalurkan bantuan pangan serta alat pertanian kepada warga.

Baca Juga:
CSR Bank Jatim Hadirkan Taman Batas Kota Bernuansa Budaya di Curahdami Bondowoso

Selain itu, juga digelar pelayanan terpadu berupa layanan kesehatan bagi masyarakat serta pemeriksaan kesehatan hewan ternak.

Bupati Abdul Hamid Wahid mengatakan, kunjungan langsung ke lapangan penting dilakukan agar pemerintah dapat memahami kondisi riil yang dihadapi masyarakat.

“Kami ingin melihat langsung realitas yang dihadapi masyarakat. Apa permasalahannya, mana yang bisa segera kita tangani, dan mana yang perlu dikoordinasikan lebih lanjut sesuai kemampuan daerah,” ujarnya.

Dialog interaktif turut menjadi agenda utama dalam kegiatan tersebut. Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah kebutuhan tambahan tenaga bidan di Dusun Biser.

Baca Juga:
Jaringan Narkoba di Bondowoso Terkuak, Polisi Amankan 5 Tersangka dan Barang Bukti

Menanggapi hal itu, Bupati menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan puskesmas setempat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan pihak puskesmas. Insyaallah kebutuhan tambahan bidan di Dusun Biser ini bisa segera kami penuhi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program pembangunan, khususnya di bidang kesehatan dan ketahanan pangan.

Kegiatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga langkah nyata dalam mempercepat pelayanan publik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga tingkat desa dan dusun.(*)