KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong gerakan pemberantasan narkoba yang digalakkan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bandung, dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XXV PC PMII Kabupaten Bandung di Gedung Moh Toha, Soreang, Sabtu (25/4/2026).

Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menegaskan bahwa persoalan narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan harus menjadi perhatian bersama, termasuk oleh kalangan mahasiswa dan organisasi kepemudaan.

Menurutnya, PMII memiliki posisi strategis sebagai organisasi kader dan intelektual muda Islam yang dapat menjadi garda terdepan dalam membangun kesadaran sosial sekaligus benteng moral bagi generasi muda.

“Tentu Pemkab Bandung sangat support dan siap bekerja sama dengan PMII. Perang melawan narkoba ini tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum, tetapi harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat,” tegas KDS.

Ia menilai keterlibatan aktif mahasiswa dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba sangat penting, terutama melalui edukasi, penguatan moral, serta gerakan sosial di tengah masyarakat.

Baca Juga:
Hadiqun Nuha Resmi Pimpin IKA PMII Trenggalek, Usung Tiga Pilar Menuju Kemaslahatan

KDS berharap PMII tidak hanya fokus pada penguatan organisasi internal, tetapi juga hadir memberikan solusi nyata terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, salah satunya ancaman penyalahgunaan narkoba.

“Mahasiswa harus menjadi agen perubahan. PMII harus hadir bukan hanya di ruang diskusi, tetapi juga di tengah masyarakat untuk menjaga generasi muda dari bahaya narkoba,” ujarnya.

Secara nasional, PMII memang dikenal aktif terlibat dalam gerakan anti narkoba melalui berbagai langkah strategis. Sejumlah cabang PMII di daerah juga aktif menggandeng kepolisian melalui dialog kampus, edukasi anti narkoba, hingga menjadikan mahasiswa sebagai agen perubahan dan agen anti narkoba di lingkungan kampus maupun masyarakat.

PMII juga kerap mengapresiasi langkah tegas aparat kepolisian dalam mengungkap kasus narkoba, sekaligus mendorong penegakan hukum yang tegas dan transparan terhadap jaringan peredaran narkoba, termasuk jika melibatkan oknum aparat.

Baca Juga:
Buka Pelatihan Standarisasi Imam dan Khatib, Bupati Bandung: DMI Makin Aktif dan Eksis

Bahkan, beberapa cabang PMII pernah melakukan aksi demonstrasi sebagai bentuk kepedulian terhadap maraknya peredaran narkoba yang dinilai merusak masa depan generasi bangsa.(*)